Berita

Pertahanan

Di Penutupan Rapim TNI, Moeldoko Bilang Gaji Prajurit akan Ditingkatkan

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 16:24 WIB | LAPORAN:

TNI memiliki potensi besar untuk maju dan berkembang.

"Sesungguhnya bagi TNI memiliki potensi dan harapan bahwa tidak ada yang tidak bisa, yang ada adalah mau atau tidak untuk berpikir cerdas, mau atau tidak untuk berbuat yang terbaik, dan mau atau tidak untuk mengadakan perubahan ke arah yang lebih baik," demikian Panglima TNI, Jenderal Moeldoko saat menutup Rapat Pimpinan (Rapim) TNI di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (23/12).
 
Lebih lanjut dikatakan, membangun semangat baru, TNI harus menggunakan dua pendekatan sekaligus, yaitu internal dan eksternal. Pendekatan internal ditujukan untuk membangun manajemen TNI yang solid dan terinteroperabilitas pada semua bidang.
 

 
"Pada konteks kehidupan bermasyarakat, saya tekankan untuk kembali menghidupkan Kepemimpinan dan Komunikasi Sosial (KKS) TNI, bertujuan untuk lebih mendekatkan yang sudah dekat dan mendekatkan yang jauh, dalam rangka menjadikan TNI lebih dicintai,  dibanggakan masyarakat," kata Panglima TNI.
 
"Ciptakan kondisi yang lebih baik, manfaatkan kondisi dalam konteks kepentingan pelaksanaan tugas TNI, serta dalam konteks membangun kreativitas komunikasi dengan pemerintah daerah dan elememen masyarakat lainnya, guna membantu percepatan pembangunan di daerah," tutup Panglima TNI.
 
Sementara itu, saat melakukan jumpa pers, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI IB Putu Dunia dan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen M. Fuad Basya, menyampaikan bahwa pemerintah berjanji akan meningkatkan kesejahteraan prajurit, dengan meningkatkan tunjangan kinerja atau remunerasi.
 
"Beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo saat memberikan pengarahan di Apel Komandan Satuan (Dansat) di Kalimantan menyampaikan, TNI nanti akan mendapat tambahan peningkatan remunerasi dari 37 persen menjadi kurang lebih 50 persen ke depan," kata Panglima TNI.
 
Panglima TNI juga menuturkan, proses peningkatan kesejahteraan prajurit seiring dengan perawatan alat utama sistem persenjataan yang masuk dalam rencana strategis TNI. Hal itu telah disampaikan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Komisi I DPR RI. "Itu yang jadi drive dalam penyelenggaraan anggaran ke depan," lanjut Moeldoko.
 
Rapim TNI diikuti 173 Perwira Tinggi beserta para Kepala Staf Angkatan. Rapim tersebut mengundang sejumlah menteri Kabinet Kerja untuk memberikan pembekalan. Mereka yang hadir antara lain Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Menko Kemaritiman  Indroyono Soesilo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Adrinof Chaniago, Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro, dan Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.[wid] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya