Berita

Mantan Menhan Purnomo Yusgiantoro dan Pemimpin Umum RMOL, Teguh Santosa

Politik

Purnomo Yusgiantoro Dedikasikan Bintang Emas untuk Prajurit

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Purnomo Yusgiantoro dinilai sebagai salah seorang tokoh nasional yang memiliki peran besar dalam memajukan sektor pertahanan nasional. Sebelum dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai  Menteri Pertahanan pada periode 2009-2014, Purnomo pernah juga menjadi Wakil Gubernur Lemhanas pada periode 1998-2000.

Purnomo juga merupakan salah seorang pendiri Universitas Pertahanan (Unhan) yang digagas Presiden SBY.

Atas kontribusi signifikannya itu, Kantor Berita Politik RMOL memberikan penghargaan “Bintang Emas 2014” kepada pria kelahiran Semarang, 16 Juni 1951 itu.


Penghargaan “Bintang Emas 2014” diserahkan langsung oleh Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL, Teguh Santosa, dalam acara “Malam Anugrah Bintang Emas 2014 Persembahan untuk Ibu Pertiwi” yang digelar Kantor Berita Politik RMOL bersama Matranews, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin malam (22/12).

Dalam sambutannya Teguh mengapresiasi Purnomo Yusgiantoro juga berperan sangat besar dalam memajukan sektor energi nasional. Purnomo pernah menjadi Gubernur OPEC dari tahun 1996-1998. Di tahun 2004 ia kembali menduduki posisi bergengsi di organisasi eksportir minyak dunia itu, sebagai Sekjen dan Presiden.

“Pertahanan energi adalah salah bagian penting dari tema pertahanan nasional. Pak Purnomo juga memberikan kontribusi yang tidak  kecil di sektor itu,” ujar Teguh.

Adapun Purnomor Yusgiantoro dalam sambutannya usai menerima tropi mengatakan, penghargaan tersebut didedikasinya untuk seluruh prajurit dan anak bangsa yang memilik kepedulian pada tema pertahanan nasional di berbagai bidang.

Dia juga sempat menyampaikan salah satu program yang dilakukannya saat menjadi Menteri Pertahanan. Misalnya, peningkatan gaji prajurit hingga 40 persen.

Perhatian besar juga diberikan Kemhan kepada prajurit yang menjaga wilayah-wilayah perbatasan negara.

"Bagi mereka yang tugas di perbatasan kita juga tingkatkan gaji sampai 100 persen," tegasnya. [zul]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya