Berita

AUG 2014

Olahraga

Bisa Dipastikan Indonesia Juara Umum AUG 2014

SENIN, 22 DESEMBER 2014 | 04:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bisa dipastikan Indonesia akan menjadi juara umum di ajang ASEAN University Games (AUG) 2014 yang dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan.

Hingga Minggu malam (21/12), dari 20 cabang olahraga yang dipertandingkan, kontingen Indonesia berhasil mengumpulkan perolehan 190 medali, terdiri dari 66 emas, 78 perak dan 46 perunggu. Sementara di posisi runner up, Thailand berhasil meraup 53 medali emas, 34 perak dan 27 perunggu. Ditempat ketiga Malaysia berhasil meraih 40 emas, 42 perak dan 49 perunggu.

Kendati masih ada beberapa cabang olah raga yang masih dipertandingkan, namun dengan perolehan tersebut sudah dipastikan tuan rumah tidak akan terkejar lagi.


Ketua kontigen Indonesia, Prof Mulyana mengatakan, sejak awal perhelatan AUG 2014, pihaknya menargetkan menjadi yang terbaik dan menjadi juara umum. Menurutnya target tersebut cukup realistis mengingat Indonesia sendiri bertindak sebagai tuan rumah dan ditambah dukungan publik pendukung sebagai penyemangat.

"Sebetulnya kami sudah menargetkan juara umum. Sejauh ini target itu sudah mendekati dan hampir terealisasi," katanya kepada RMOL Sumsel, Minggu (21/12).

Awalnya, lanjut Mulyana, kontingen Indonesia tertinggal jauh dalam perolehan medali dari Thailand sebab pada babak awal pertandingan yang dimainkan merupakan cabor unggulan mereka (Thailand). Seperti Taekwondo, Sepaktakraw dan Karate. Bahkan, dari tiga nomor ini Indonesia berhasil menyumbang 15 medali emas. Namun, setelah cabor unggulan Indonesia seperti Badminton, Wushu, Renang dan atletic dimainkan pada pertengahan even. Tuan rumah terus mendulang medali emas. Dari keempat nomor tersebut Indonesia berhasil menyumbang setidaknya 18 medali.

Terkait bonus, Mulyana menambahkan, pihaknya dari Kementerian pendidikan sudah menyiapkan bonus berupa beasiswa bagi peraih medali. "Bonusnya berupa beasiswa untuk melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi seperti S2," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya