Berita

Cuaca Buruk, Pesawat Lion Air Tujuan Pekanbaru Dialihkan ke Batam

SABTU, 20 DESEMBER 2014 | 09:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Cuaca buruk kembali melanda Pekanbaru. Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Bandara Sultan Syarif Kasim II pun menjadi terganggu.

Maskapai Lion Air yang terbang dari Jakarta pukul 06.00 WIB akhirnya dialihkan ke Bandara Internasional Hang Nadim, Batam dan mendarat sekitar pukul 08.35 WIB.

Padahal, pesawat dengan nomor penerbangan JTO388S itu sedianya  landing di Bandara SSK II pukul 07.45 WIB.


Informasi tersebut disampaikan salah seorang penumpang, Nursabani kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Sabtu, 20/12). Sampai saat ini, belum ada kepastian kapan pesawat akan diterbangkan kembali ke Pekanbaru.

"Karena masih menunggu cuaca membaik," jelas Nursabani, pedagang pakaian di kawasan Baganbatu, Riau ini.

Akibat kejadian tersebut, pihak keluarga yang sudah menunggu di Bandara SSK II sempat kuatir akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan. "Tapi saya sudah sampaikan, ini dialihkan karena cuaca buruk," tandas Nur, yang selama seminggu ini berada di Jakarta untuk belanja di Tanah Abang, pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya