Berita

Kongres PD Tak Menarik Kalau SBY Bersedia Menjadi Ketum

JUMAT, 19 DESEMBER 2014 | 11:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kongres Partai Demokrat Maret 2015 mendatang tidak akan menarik kalau Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya bersedia kembali memimpin tersebut. Karena tidak akan ada kontestasi.

"Itu hanya seremonial untuk mengukuhkan SBY menjadi ketua umum, seperti KLB 2013 lalu," ungkap mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto, kepada Kantor Berita Politik RMOL, (Jumat, 19/12).

Loyalis Anas Urbaningrum ini sendiri menilai SBY akan menerima dukungan tersebut. Karena sejauh ini, sebagian elit Demokrat sudah mengatakan bahwa mereka mengendaki agar SBY tetap memimpin partai tersebut "Jadi seperti KLB tahun lalu juga," imbuhnya.


Padahal menurutnya, SBY tidak perlu memimpin partai tersebut secara langsung. Mantan Presiden itu cukup menjadi simbol partai. Apalagi, masih banyak yang punya potensi untuk memimpin partai berlambang bintang mercy itu.

"Partai Demokrat sangat membutuhkan regenerasi. Kita tahu Partai Demokrat di Pemilu 2014 anjlok. Makanya, Demokrat butuh regenerasi. Cari figur merakyat, yang bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat," imbuh juru bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya