Berita

gedung bumn/net

Politik

Persira Siap Kumpulkan Koin Anti Penjualan Gedung BUMN

JUMAT, 19 DESEMBER 2014 | 10:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Langkah Menteri BUMN Rini Soemarno yang berencana menjual kantor Kementerian BUMN dengan alasan efektifitas, banyak mendapat penolakan. Pasalnya, alasan itu cenderung mengada-ada dan tidak menyentuh substansi efektifitas anggaran.

Presiden Perhimpunan Simpul Aktivis Seluruh Indonesia (Persira), Fuad Bachmid mengatakan bahwa efektifitas dan efisiensi anggaran dapat dilakukan dengan cara menggenjot kinerja aparatur kementerian termasuk mendorong penghematan bagi semua sumber daya yang mau melaksanakan agenda kementerian, bukan sebaliknya membatasi suprastruktur kementerian. Sebab, penjualan gedung tersebut hanya bersifat jangka pendek dan tidak membawa pengaruh signifikan bagi agenda penghematan anggaran buat kementerian kedepan.

Fuad juga menambahkan bahwa efektifitas anggaran seharusnya dapat dijawab dengan terobosan strategis, salah satunya yakni usaha untuk menarik sebagian kantor-kantor BUMN yang masih menyewa gedung lain untuk ditarik ke gedung Kementerian BUMN sehingga negara tidak lagi dibebani dengan anggaran belanja termasuk penyewaan gedung, bahkan biar perlu menutup sebagian BUMN yang selama ini kurang produktif menyerap tingkat pendapatan negara.


"Inilah salah satu terobosan yang harus dilakukan Kementerian BUMN ketimbang menjual aset milik negara yang dinilai kurang kreatif dan sarat akan ketidakmampuan dalam mengelola birokrasi," ujar dia kepad aredaksi, Jumat (19/12).

Olehnya itu, pihaknya menyarankan kepada Menteri BUMN agar segera membatalkan kebijakan kontraversial itu, karena langkah tersebut sudah dipastikan akan ditolak DPR apalagi penjualan aset negara harus melalui mekanisme aturan perundang-undangan yakni dengan persetujuan DPR. Tidak hanya itu, upaya pembatalan tersebut juga bertujuan untuk menghindari persepsi negatif dari publik sehingga pemerintahan kali ini tidak dianalogikan dengan pemerintahan suka jual aset, sebab di jaman Dahlan Iskan, tidak pernah menemukan ide semacam ini.

"Tak hanya itu, kami juga berjanji akan menggalang kekuatan arus bawah jika pemerintah tidak membatalkan rencana penjualan gedung Kementerian BUMN itu, termasuk memastikan mengumpulkan koin anti penjualan aset negara sebagai bentuk penyelamatan langsung dari masyarakat terhadap upaya pemerintah yang kurang kreatif dalam mengelola keuangan negara," demikian Fuad. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya