Berita

sby

Banyak Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Masa SBY, Tapi Tidak Diekspos

JUMAT, 19 DESEMBER 2014 | 07:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pasa masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, sudah banyak kapal pencuri ikan yang ditenggelamkan. Namun memang tidak begitu diekspos oleh media massa.

"Karena harus sangat rahasia," jelas mantan Dirjen Pengawasan Sumber Daya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Aji Sularso, dalam dialog di Metro TV pagi ini.

Karena, dia menjelaskan, jangan sampai informasi dan mafia ikan bisa mengendus modus operandi yang dijalankan. Makanya, aksi penenggelaman harus dilakukan pada malam hari dan radar tidak boleh diaktifkan.


Karena itu, dia membantah, Presiden saat itu, SBY tidak mendukung atau melarang kapal pencuri ikan ditenggelamkan. "Perintah untuk menenggelamkan kewenangan penyidik bukan dari presiden. Penyidik yang punya diskresi," tegasnya.

Dia menegaskan kembali penenggelaman kapal itu mestinya tidak perlu diperdebatkan lagi. "Ini memusnahkan alat untuk melakukan kejahatan. Jadi kenapa harus diperdebatkan," ungkapnya.

Namun, dia mengakui pada masanya, tidak semua kapal ikan pencuri ikan ditenggelamkan. Berbeda dengan kapal yang jelek, kapal yang masih bagus bisa dimiliki negara. "Jadi harus cerdas juga," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya