Berita

TNI Tak Bisa Langsung Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan

JUMAT, 19 DESEMBER 2014 | 06:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap membantu pemerintah memberantas para pencuri ikan di laut Indonesia. Namun, TNI tidak mau asal menenggelamkan kapal pencuri ikan.

"Kita selaku pelaksana di bawah presiden, siap membantu. Tapi tidak ingin berdampak kepada pemerintah," jelas Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya dalam dialog di Metro TV pagi ini.

Ibarat menangkap seorang maling, dia menambahkan, pihaknya tidak akan menembak apabila kooperatif. Namun, kalau melawan, dia memastikan akan menenggelamkan kapal tersebut.


"Tapi kalau baik, bisa ditegur, harus melalui proses hukum," sambungnya.

Beruntung, saat ini proses hukum dipercepat tidak sampai setahun seperti dulu. Tapi dalam waktu sebulan sudah inkracht.

"Kemarin, 3 November ditangkap, 2 Desember sudah selesai (proses hukum). Setelah itu langsung dihancurkan," tegasnya.

Namun, Fuad menambahkan, TNI hanya membantu bukan eksekutor. Pihak eksekutor adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakorkamla) dan Kejaksaaan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya