Berita

Emron Pangkapi

Wawancara

WAWANCARA

Emron Pangkapi: Kalau Mereka Merasa Berhak Di PPP, Minta Dong Pengesahan Dari Pemerintah

RABU, 17 DESEMBER 2014 | 10:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kubu Djan Faridz sudah berbicara islah. Bahkan sudah membentuk Tim Khusus untuk mempercepat perdamaian di tubuh PPP.

Tapi kubu PPP versi Muktamar di Surabaya yang dipimpin Romahurmuziy (Romy) masih berupaya menguasai kantor DPP PPP di Jalan Dipenogoro, Jakarta.

"Djan Faridz Cs tidak berhak ngantor di Jl Diponegoro. Mereka hanya boleh hadir sebagai keluarga besar PPP atau para tamu," ujar  Wakil Ketua Umum PPP hasil Muktamar PPP di Surabaya, Emron Pangkapi.


Inilah wawancara Rakyat Merdeka dengan Emron Pangkapi di Jakarta, Senin (15/12);

Apa yang menyulut emosi PPP kubu Romy menyeruduk kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro awal Desember lalu?
Begini ya, kantor itu secara umum memang milik PPP, milik umat, simbol rumah besar umat Islam. Tapi yang berhak melakukan kegiatan di situ adalah kubu PPP yang sah.

Siapa yang sah itu?
PPP yang sah itu adalah PPP kepengurusan hasil Muktamar VIII Surabaya.

Muktamar yang berlangsung sesuai dengan konstitusi, berlangsung dengan tertib, aman dan telah mendapat pengesahan dari pemerintah.  DPP di bawah kepemimpinan Romy berhak atas kantor itu, sebagaimana SK Menkumham.

Tapi Djan Faridz merasa lebih berhak karena terpilih di Muktamar Jakarta?
Kalau mereka merasa berhak di PPP, minta dong pengesahan pemerintah. Ukuran sah dan tidaknya Muktamar adalah legitimasi dari DPW-DPW, dan DPD seluruh Indonesia. Kemudian yang terpenting adalah pengakuan pemerintah.

Sementara pemerintah, sampai detik ini, hanya mengakui PPP kubu Romy. Kemudian lebih dari 2/3 DPW dan DPD seluruh Indonesia hanya mengakui Muktamar Surabaya.

Kabarnya Djan Faridz cs akan menambah kekuatan untuk menjaga kantor PPP. Apa tanggapan Anda?
Itulah Djan Faridz, orang yang tiba-tiba muncul di PPP, kemudian dibilangnya jadi ketua umum lagi. Semua urusan diselesaikannya dengan lapor polisi. Emangnya begitu cara mengurus partai.

Mestinya mereka harus bersikap seperti apa?
Sebelum jadi pengurus PPP, belajar dulu jadi kader PPP, amalin dulu Rukun Khidmat PPP, baru jadi pengurus. Fasih dulu baca prinsif perjuangan PPP, baru ngerti PPP. Bukan ngurus partai seenak perutnya.
 
PPP Kubu Romy dilaporkan ke polisi karena melakukan pengrusakan...
Kita sebenarnya datang baik-baik, negosiasi agar kantor dapat digunakan. Sudah tercapai kesepakatan, tapi ingkar. Untuk diketahui, kantor itu milik PPP, milik  bersama, milik umat, pusat pengendalian organisasi dan ibadah partai.

Katanya termasuk merusak mushola, apa itu benar?
Mana mungkin kubu Rommy rusakin mushola.

Kenapa Anda yakin kubu Rommy tidak merusak mushola?
Untuk diketahui, Romy itu cucu kandungnya Kiai Wahab Hasbullah, pendiri NU. Kemudian emaknya Romy, Nyai Umroh, kader asli PPP. Dia dua kali jadi anggota DPR dari PPP. Ayahnya Profesor Tolchah Mansyur, tokoh Islam terkemuka.

Asal usulnya jelas, Islam-nya jelas, PPP-nya jelas. Nggak mungkin rusak mushola. Yang ngerusak PPP adalah orang-orang yang nggak jelas PPP-nya.Tapi mau dompleng PPP. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya