Berita

Hanafi Rais

Wawancara

WAWANCARA

Hanafi Rais: Ada Instruksi Dukung Perppu Pilkada, Tapi Di Internal PAN Masih Pro Kontra

SELASA, 16 DESEMBER 2014 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sejumlah elite Partai Amanat Nasional (PAN) memang sudah menyatakan mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Pilkada secara langsung.

Tapi politisi muda PAN yang juga putra Amien Rais, Hanafi Rais mengatakan, pihaknya belum bersikap terhadap Perppu Pilkada yang diterbitkan SBY di akhir masa jabatannya sebagai Presiden itu.

Di internal PAN masih terda­pat dua pandangan, masih pro kontra. Ada yang mendukung Perppu, ada juga yang meno­lak­nya,’’ tegas anggota DPR dari PAN, Hanafi Rais, kepada Rakyat Merdeka, Jumat (12/12).   


Berikut kutipan selengkapnya;

Apa sudah dibicarakan agar PAN satu suara?
Yang jelas DPP PAN membuat tim kajian yang lebih serius untuk mempertimbangkan dimensi politiknya, supaya pro dan kontra atau perdebatan tentang Perppu Pilkada itu tidak liar. Makanya di internal perlu diwadahi supaya lebih tertib.

Kapan dong PAN menen­tukan sikap soal Perppu Pilka­da itu?
Nanti setelah dikaji atau setelah Rakernas akan jelas sikap PAN.

Kapan Rakernas-nya?
Bulan depan.

Kenapa harus nunggu Ra­kernas?
Karena di internal PAN sendiri itu masih pro dan kontra soal Perppu Pilkada itu.  Makanya DPP PAN perlu mewadahinya dengan membentuk tim kajian yang mepertimbangkan sisi po­litiknya.

Kalau sikap Anda, bagai­mana?
Kalau saya sebenarnya me­nang­gapi persoalan Pilkada ini tidak hitam dan putih, langsung atau tidak langsungnya. Tapi kan kita ingin intinya agar membuat proses demokrasi di level daerah itu yang selama ini Pilkada lang­sung itu betul-betul tidak punya efek yang destruktif terhadap masyarakat, secara politik, sosial, dan secara kultur. Jadi itu yang sebenarnya dikaji di DPP. Soal langsung dan tidak langsung, itu terlalu sempit.

Elite PAN bilang tidak masa­lah bila partai dalam Koalisi Merah Putih (KMP) berbeda sikap soal Perppu, sebenarnya posisi PAN di KMP itu seperti apa sih?
PAN akan terus solid di KMP. Kalau itu nggak bisa ditawar. Itu sudah keputusan elite PAN dan konstituen. PAN akan terus man­tap di KMP.

Munas Golkar di Bali yang me­nolak Perppu, tapi Aburizal Ba­krie kemudian mendukung Perppu, ini  bagaimana?
Kalau itu sikap internal Golkar ya. kita menghormati apapun ke­putusan para peserta Munas. Saya nggak bisa mengomentari lebih jauh soal sikap seperti itu (Abu­rizal Bakrie yang menyatakan mendukung Perppu).

Tapi yang jelas kalau melihat penjelasan Nurdin Halid dan Tan­towi Yahya saya bisa mema­hami bahwa peserta Munas memberi re­komendasi kepada DPP, dan DPP kemudian mengolah itu de­ngan fraksi di DPR. Pokoknya sa­ya pada pada sikap menghormati keputusan Golkar itu.

Kalau instruksi Ketua Umum PAN Hatta Rajasa soal Perppu ini, bagaimana?

Instruksi secara langsung be­lum ya. Tapi beliau mengimbau agar PAN mendukung Perppu. Tapi itu belum sikap resmi ya. Partai akan menunggu hasil kajian dulu. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya