Berita

Sutopo Purwo Nugroho/net

Kesiapsiagaan Masyarakat dan Pemda terhadap Bencana Masih Rendah

SELASA, 16 DESEMBER 2014 | 07:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Secara umum masyarakat Indonesia masih belum siap menghadapi bencana. Berdasarkan tiga penelitian atau kajian mengenai tingkat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana ternyata hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan kebencanaan meningkat. Tetapi pengetahuan ini belum menjadi sikap, perilaku dan budaya yang mengkaitkan kehidupannya dengan mitigasi bencana.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Selasa (16/12).

Upaya penanggulangan bencana longsor juga, lanjut Sutopo, belum terlalu signifikan mengurangi risiko bencana. Banyak Pemda yang belum menempatkan masalah penanganan bencana menjadi prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD.


"Alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana di BPBD masih jauh memadai. Idealnya 1 persen dari APBD pertahunnya, tapi saat ini hanya rata-rata 0,02-0,07 persen pertahunnya. Akibatnya kegiatan pengurangan risiko bencana belum dapat dilakukan dengan optimal," terang dia.

Tahun 2006 LIPI dan UNESCO melakukan survai tingkat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi gempabumi dan tsunami di Kota Padang dan Bengkulu. Parameter kesiapsiagaan yang digunakan ada lima: pengetahuan bencana, kebijakan kesiapsiagaan bencana, rencana tanggap darurat, peringatan dini, dan mobilisasi sumberdaya.

"Hasilnya: tingkat kesiapsiaagan masyarakat masih rendah," tandas Sutopo. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya