Berita

anang hermansyah/net

Blitz

DPR: Tayangan Live Persalinan Ashanty Tidak Mendidik

SENIN, 15 DESEMBER 2014 | 16:36 WIB | LAPORAN:

Tayangan langsung proses persalinan istri anggota DPR RI Anang Hermansyah, Ashanty, di salah satu stasiun televisi swasta pada Minggu (14/12), menuai kritik dari kolega Anang di Senayan.

Anggota Komisi I DPR, Irine Yusiana, menilai penayangan tersebut telah mencederai kepentingan publik.

"Menurut saya sekarang dalam kasus penayangan itu, koorporasi lupa kalau dia sedang meminjam akses publik. Ketika meminjam, mereka harusnya membangun masyarakat ke arah lebih baik bukan malah mencederai kepentingan masyarakat," tegas Irine Yusiana, Senin (15/12).


Politisi perempuan PDI Perjuangan ini pun juga mempertanyakan pernyataan Anang Hermansyah pada satu kesempatan yang menyebut siaran langsung proses persalinan istrinya memiliki unsur edukasi. Irene balik bertanya, di mana letak edukasi dari siaran langsung tersebut.

"Edukasinya di mana. Tidak ada," kata Irine lagi.

Dia tegaskan tayangan itu sangat tidak etis dan sangat berbeda dengan tayangan edukatif dokter yang sedang membantu persalinan. Terkait tayangan persalinan Ashanty, Irine meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)  untuk bertindak.

"KPI harus lebih bertaring. Sudah saatnya mengambil tindakan, tidak lagi sebatas menegur," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, musisi sekaligus anggota DPR RI, Anang Hermansyah, mengklaim bahwa rencana penayangan live proses persalinan Ashanty sudah lama ditawarkan oleh pihak media massa. Apalagi, program acara itu memiliki unsur edukasi sebab Ashanty pernah mengalami keguguran. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya