Berita

jokowi-jk

Berpengalaman, Norwegia Siap Dukung dan Sukseskan Program Maritim Jokowi

SABTU, 13 DESEMBER 2014 | 06:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah Norwegia menyatakan ingin terus meningkatkan hubungan bilateral, khususnya di bidang ekonomi dengan Indonesia. Bahkan, Norwegia siap berbagi pengalaman dan keahlian untuk mendukung visi maritim yang ditargetkan Presiden Joko Widodo.

"Ke depan, Norwegia akan terus mendorong upaya peningkatan kerjasama dimaksud," jelas State Secretary/Wakil Menlu Norwegia, Morten Høglund, dalam Seminar on Business Opportunities in Indonesia yang diselenggarakan di Kemlu Norwegia, Oslo, kemarin (Jumat, 12/12).

Seminar ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Luar Negeri Norwegia, Innovation Norway dan KBRI Oslo.


Selain Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia, Yuwono A. Putranto, seminar juga menghadirkan pembicara dari Direktur Innovation Norway di Jakarta Ole Eikum, Direktur Perusahaan Vaksin Ikan Pharmaq Kjersti Graviningen dan CEO Hoegh LNG Ragnar Wisloff.

Yuwono A. Putranto, memang mengajak perusahaan-perusahaan Norwegia untuk mendukung visi maritim Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, melalui visi maritim, langkah-langkah ini sangat cocok dengan kemampuan dan knowledge Norwegia sebagai negara makmur yang punya sejarah panjang di bidang maritim, perikanan dan energi. ”Secara umum, antusias para pengusaha Norwegia besar. Apalagi, saat ini fokus dan perhatian Pemerintah Norwegia terhadap Indonesia cukup besar,” ungkapnya.

Dalam acara itu, sekitar 40 CEO dari perusahaan-perusahaan papan atas Norwegia hadir. ”Mereka memiliki modal, knowledge, teknologi, inovasi dan daya saing yang tinggi di bidang konektifitas maritim, perikananan, budidaya ikan dan pengembangan energi,” jelasnya.

Untuk mendorong realisasi kehadiran para investor asal Norwegia, Yuwono menawarkan fasilitasi penguatan kerja sama business to business, yang diawali melalui lokakarya bisnis, penguatan kerja sama bilateral yang telah berlangsung maupun membentuk wadah-wadah kerja sama yang baru.

KBRI Oslo terus melakukan kegiatan-kegiataan pro aktif dalam mendorong peningkatan kerjasama RI-Norwegia di berbagai sektor, khususnya maritim, perikanan dan energi yang menjadi pilar kekuatan ekonomi Norwegia.

”Norwegia bisa tumbuh menjadi negara makmur, bukan saja karena minyak, namun karena inovasi yang dilakukan di ketiga sektor tersebut,” demikian Yuwono.

Hubungan bilateral RI-Norwegia terus mengalami peningkatan baik dalam upaya saling dukung di forum-forum nasional, dialog bilateral maupun berbagai kerja sama di berbagai sektor teknis. Kedua negara menyepakati kerja sama dalam rangka kemitraan dinamis.  

Di tingkat kepala negara/pemerintahan, kunjungan kerja terakhir dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Norwegia pada tahun 2010.Sedangkan dari Norwegia, kunjungan terakhir dilakukan oleh Pangeran Haakon Magnus ke Indonesia pada tahun 2012 bersama delegasi bisnis. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya