Berita

Nonblok, Tepatkah SBY Menyamakan Posisi PD Saat Ini dengan Indonesia Saat Perang Dingin?

KAMIS, 11 DESEMBER 2014 | 21:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Demokrat SBY mengklaim partainya tidak bergabung dalam Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat. Demokrat saat ini nonblok seperti posisi Indonesia saat perang dingin.

Pengamat politik senior, AS Hikam, seperti dikutip dari akun Facebooknya malam ini (Kamis, 11/12) mempertanyakan hal tersebut.

"Benarkah negara-negara Nonblok selalu independen dan netral dalam menyikapi konflik Timur vs Barat pada masa Perang Dingin? Misalnya, apakah RI selalu konsisten dengan prinsip Nonblok-nya baik pada masa Orla maupun Orba?" ungkap Hikam.


Sejarah menunjukkan bahwa dalam praktiknya, politik luar negeri Indonesia pada masa Bung Karno jelas memihak barisan Blok Timur atau Uni Soviet Dkk. Sementara itu, pada masa Orba, Indonesia jelas-jelas memihak di kubu Barat. Demikian juga polugri negara-negara Nonblok seperti Tiongkok, Kuba, Vietnam, bahkan India dan Mesir.

"Antara apa yang dikatakan sebagai retorika politik dan praktik politik, bisa berbeda bahkan berlawanan. Saat ini PD yang mengusung istilah 'penyeimbang' di Parlemen juga demikian," tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya