Berita

Pakar HTN: Sudah Tepat Polisi di Bawah Presiden Langsung

RABU, 10 DESEMBER 2014 | 22:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Posisi Kepolisian masih tepat seperti saat ini menjadi institusi tersendiri di bawah Presiden.

Apalagi, dalam UU Kepolisian dicantumkan, pengendalian keamanan dalam negeri merupakan tanggung jawab Kepolisian.

"Kalau mau dijadikan kementerian tersendiri, itu masih bisa dipertimbangkan. Tapi menterinya nanti harus melalui persetujuan DPR, tidak bisa tidak. Kementerian yang satu ini kan memegang senjata," jelas pakar hukum tata negara Margarito Kamis, (Rabu, 10/12).


Makanya, Margarito tidak sependapat dengan wacana Kepolisian dibuat di bawah Kementerian Dalam Negeri. Karena jika Kepolisian di bawah Kemendagri tentunya akan menjadi tumpang tindih antara pekerjaan yang satu dengan yang lain sehingga tidak akan optimal.

Menurutnya, jika Kepolisian di bawah Kemendagri, menteri yang ditunjuk presiden harus lewat persetujuan DPR. "Tidak bisa dibayangkan kalau menteri dilantik, tapi Kemendagri belum karena harus melalui proses di DPR terlebih dulu," katanya.

Tak hanya itu, nanti juga akan melahirkan komplikasi luar biasa di daerah-daerah kalau di bawah Kemendagri karena kepolisian hanya bertanggung jawab pada satu orang. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya