Berita

joko widodo/net

Politik

Putusan Menkumham dalam Konflik Golkar Tentukan Wibawa Jokowi

SELASA, 09 DESEMBER 2014 | 13:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Keputusan yang akan diambil Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dalam mengkaji polemik dua kepengurusan Partai Golkar akan mempengaruhi hasil kinerja Pemerintahan Jokowi-JK. Pasalnya, sebagai presiden, Jokowi juga harus bertanggung jawab jika ada menteri dalam kebinetnya yang melakukan kesalahan.

Demikian diungkapkan pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik , Selasa (9/12).

"Dalam militer dikenal istilah tidak ada anak buah yang salah, yang salah adalah pemimpinnya. Apapun keputusan Menkumham nanti tidak hanya akan menentukan siapa pengurus Partai Golkar yang sah, namun kredibilitas kepemimpinan Jokowi sebagai presiden juga akan dipertaruhkan," sebutnya.


Menurut Jajat, secara politik saat ini posisi Golkar merupakan Presidium KMP yang merupakan gabungan partai yang berada di luar pemerintahan, kekhawatiran yang terjadi adalah adanya intervensi dari pemerintah, mengingat dari dua kubu yang berseteru, salah satu kubu Golkar versi Munas Ancol telah menyatakan keluar dari KMP dan bergabung dengan partai pendukung pemerintah.

"Apapun yang menjadi keputusan Menkumham nanti terkait dengan polemik yang terjadi dalam tubuh Golkar tentunya merupakan keputusan paling bijak. Namun, jika dalam putusan nanti diketahui sarat akan muatan politis maka akan menjadi rapor merah bagi Jokowi," tandas pengamat politik ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya