Berita

foto:net

Politik

Konflik Golkar dan PPP Membuat Posisi Pemerintah Sulit

SELASA, 09 DESEMBER 2014 | 09:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Konflik internal Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuat posisi pemerintah sulit. Karena itu, Golkar dan PPP disarankan islah alias berdamai.

"Sebaiknya masing-masing parpol berupaya menyelesaikan sendiri konflik mereka," sebut pengamat politik LIPI Syamsuddin Haris lewat akun twitter @sy_haris sesaat lalu (Selasa, 9/12).

Jelas Syamsuddin, jika pemerintah lewat Kementerian Humum dan HAM mengabsahkan salah satu kubu di Golkar dan PPP, tidak menjadi solusi terbaik.


"Jika pemerintah mengakui salah satu kubu konflik Golkar dan PPP sebelum mahkamah internal partai selesaikan konflik, dampak dan presedennya buruk," tandas dia.

Sebelumnya, Syamsuddin menyarankkan agar Golkar menggelar musyawarah luar biasa (Munaslub) untuk rekonsiliasi. (Baca: Pengamat Ini Usul Gokar Gelar Munaslub) [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya