Berita

Politik

PPP Djan Faridz: Jokowi Harus Fair, Jangan Anak Emaskan Kubu Romi!

SENIN, 08 DESEMBER 2014 | 18:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pimpinan Djan Faridz adalah yang sah secara hukum, bukan PPP pimpinan Romahurmuziy.

Begitu ditegaskan Ketua DPP PPP Eggi Sudjana dalan konferensi pers di kantor DPP PPP, Jakarta (Senin, 8/12).

Dijelaskan Eggi, berdasarkan pada UU Parpol persoalan ini sudah selesai dalam perspektif internal partai, acuan hukumnya adalah keputusan mahkamah partai. Apalagi ada surat dari pihak Kemenkumham agar persoalan internal ini diserahkan pada mekanisme internal partai.


"Mekanisme internal partai telah putuskan yang sah secara kepengurusan, PPP dipimpinn Djan Faridz sebagai ketum dan Dimiyati sebagai sekjen. Itu putusan Mahkamah Partai," terangnya.

Eggi yang juga berprofesi sebagai pengacara menambahkan, Ketua Majelis Syariah PPP H.Maimun Zubair juga sudah mengeluarkan sikap bahwa kepengurusan Djan Faridz adalah kepengurusan yang real dan diakui internal PPP.

Berikutnya operasionalisasi Mbah Mun, sudah berikan sikap ke pengurusan djan faridz ini sbg bentuk org yg real dan diakui internal.

"Oleh karena itu secara pendekatan hukum internal maupun eksternal sudah clear. Kalau nanti mereka adakan tindakan anarkis mukernas, berarti mereka berkali kali melakukan tindakan melawan hukum," sambungnya.

"Kita imbau Presiden Jokowi jangan anak emaskan kubu Romi. Jangan karna kubu Romi mendukung mereka lalu difasilitasi dan sebagainya, itu tidak fair! Jokowi itu presiden kita semua, siapapun sama di depan hukum," tandas Eggi.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya