Berita

agung laksono:net

Politik

Ical Sewenang-wenang Selama Pimpin Golkar

SABTU, 06 DESEMBER 2014 | 21:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aburizal Bakrie yang kembali terpilih sebagai ketua umum Golkar dala Musyawarah Nasional (Munas) Bali telah mengambil kebijakan sewenang-wenang dalam menjalankan partai. Baik dalam menentukan Munas maupun kebijakan lain.

Selama Ical memimpin, DPP Golkar berjalan sangat sentralistik dan mendominasi dalam menentukan keputusan partai. Bahkan untuk menentukan ketua DPRD saja harus meminta persetujuan DPP, yang harusnya bisa ditentukan DPD Provinsi.

Begitu kata Ketua Tim Penyelamat Partai Golkar (TPPG) Agung Laksono dalam pidato di acara pembukaan Munas IX Ancol, Sabtu (6/12).


"Ini menunjukkan kesewenangan-wenangan DPP," katanya.

Kesewenang-wenangan itu Ical berlanjut dalam Pleno DPP 24 November yang berujung kisruh. Saat itu peserta pleno meminta Ical selaku ketum menjelaskan dasar pelaksanaan Munas 30 November di Bali.

"Saat peserta pleno meminta ketum menjelaskan dasar pelaksanaan munas dan materi munas, justru ketum tidak hadir dan melimpahkan kepada Waketum Theo L Sambuaga memimpin pleno. Padahal peserta pleno sudah mengingatkan ketum berpijak pada AD/ART," jelasnya.

Serangkaian peristiwa tersebut akhirnya melahirkan TPPG untuk menyelamatkan partai dari kepentingan pihak-pihak tertentu, serta mengawal terlenggaranya munas dengan benar, dijalankan sesuai AD/ART dan perpegang teguh pada prinsip demokrasi.

"TPPG akan mendesain suatu pengambilan keputusan yang sangat fair, adil, memberikan kesempatan pada semua kader maju jadi calon ketua umum tanpa ada tindakan tergolong intimidatif, intervensi dan terlebih lagi semangat pragmatisme transaksional," tegasnya. [jpnn/ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya