Berita

mulyadi/net

Politik

Bikin Kesal, DPR Siap Panggil Paksa Menteri ESDM

JUMAT, 05 DESEMBER 2014 | 11:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi VII DPR-RI geram terhadap Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said lantaran dua kali mangkir dari panggilan. Catatan sekretariat, Sudirman dua kali membatalkan raker dengan DPR yakni pada tanggal 27 November dan 4 Desember 2014.

Padahal, raker tersebut sangat penting terkait jawaban pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi di saat harga minyak dunia turun.

Wakil Ketua Komisi VII Ir. Mulyadi meminta Menteri ESDM harus bisa menghormati dan bekerjasama dengan lembaga DPR.


"Seharusnya sebagai pembantu Presiden, Menteri ESDM pilar utama memberikan penjelasan kepada DPR. DPR tidak habis pikir sudah dua kali Menteri ESDM mangkir ketika diundang raker," ujar politisi Demokrat ini, Jumat (5/12).

Terlebih kata Mulyadi, raker karena memasuki masa reses. Untuk itu bilamana ke depan Menteri ESDM menolak kembali untuk hadir raker DPR akan melakukan pemanggilan paksa.

"Sesuai UU No 17/2014 tentang MD3 Pasal 73 Ayat 4, bunyinya dalam hal pejabat negara dan/atau pejabat pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak hadir setelah dipanggil tiga kali berturut-turut tanpa alasan yang sah, DPR berhak melakukan panggilan paksa dengan menggunakan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jadi saya minta hormati lembaga DPR, tentunya demi kebaikan rakyat," tegas Mulyadi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini menambahkan, masyarakat yang diwakilinya hanya ingin mengetahui apa alasan Presiden Jokowi menaikkan harga BBM, di saat harga minyak mentah dunia merosot secara tajam.

"Negara-negara lain menurunkan harga minyaknya, bukan menaikkan seperti kita. Disisi lain pertambangan, impor minyak dari Angola yang kita menjadi isu hangat. Jangan hanya bisa menjelaskan lebih bagus dan menguntungkan, tapi tidak bisa menjelaskan. Disinilah peranan Komisi VII sebagai mitra kerja Menteri ESDM untuk mengetahui alasan kenaikan BBM tersebut," tandas Mulyadi yang periode lalu menjabat Wakil Ketua Komisi V. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya