Berita

Subsidi BBM Dicabut, Jangan Sampai Jokowi Pakai Dana Asing Bangun Infrastruktur

KAMIS, 04 DESEMBER 2014 | 05:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) antara lain diperuntukkan untuk membangun infrastruktur. Karena itu diingatkan, pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur pendukung target swasembada pangan hraus menggunakan sumberdaya internal tanpa melibatkan pihak luar negeri.

"Jika pelaksanaan di lapangan masih melibatkan Bank Dunia untuk pembiayaannya, akan menjadi kecurigaan yang besar terjadi manipulasi anggaran yang begitu besar," ujar anggota Komisi IV DPR Ma’mur Hasanuddin dalam keterangan persnya (Rabu, 3/12).

Pasalnya, pihak Bank Dunia yang diwakili Country Director World Bank melakukan kunjungan ke kantor Wapres pada tanggal 13 November lalu dan menawarkan sejumlah bantuan utama berupa pembiayaan infrastruktur. Saat itu, pemerintah Joko Widodo belum mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi. Ketika pemerintah melakukan penghematan dengan menarik subsidi, mestinya pemerintah memiliki sumberdaya tanpa mesti melibatkan Bank Dunia.


Jika pemerintah masih menerima bantuan infrastruktur dari Bank Dunia, untuk apa mengurangi subsidi BBM?” kata Politisi Fraksi PKS yang duduk di komisi pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan dan lingkungan ini.

Selanjutnya Ma’mur meminta kepada pemerintah untuk mempublikasikan dana penghematan hasil subsidi BBM kepada publik melalui siaran pers yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat Indonesia, oleh sebab pemerintah masih sulit bekerjasama dengan DPR selaku lembaga kontrol. Apabila tidak ada lembaga atau institusi yang  mengawasi kinerja pemerintah, maka negara ini akan beralih dari negara demokrasi menjadi negara diktator.

Selama pemerintah tidak dapat bekerja bersama DPR, akan sangat baik melibatkan masyarakat sebagai kontrol, sehingga masyarakat tidak selalu curiga dengan apa yang dilakukan pemerintah,” tukas Ma’mur.

Berkaitan dengan akan bergabungnya pemerintah menjadi bagian dari Bank Infrastruktur Asia pada bulan desember ini,  Ma’mur semakin curiga, betapa bangsa ini berkeinginan berhutang ke pihak luar untuk pembangunan infrastruktur, yang sebelumnya ada Asean Development Bank (ADB), Internastional Finance Group (IFG) dan Bank Dunia.

Jika pemerintah sangat bernafsu utang luar negeri untuk pembangunan infrastruktur yang bersamaan dengan penaikan BBM bersubsidi, sangat wajar jika seluruh rakyat mempertanyakan dan curiga,” pungkas Ma’mur Hasanuddin. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya