Berita

Kapolda Bali: Adu Jotos Kader Golkar Tak Pengaruhi Keamanan

SENIN, 01 DESEMBER 2014 | 01:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kapolda Bali Irjen Benny Mokalu memastikan kondisi Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar yang digelar di Ball Room Westin Hotel, Nusa Dua, Badung, Bali, aman terkendali. Meski sempat terjadi kericuhan dan pengeroyokan antarkader Golkar sendiri, namun sudah bisa dikendalikan sehingga tak mengganggu acara.

"Tidak mempengaruhi (keamanan). Di sini ada aturan, ada panitia, keamanan internal," kata Benny saat dimintai tanggapan tentang adu jotos antardua kader tersebut ketika meninjau situasi di dalam lokasi Munas.

Seperti dilansir JPNN, suasana Munas Golkar memang Bali sempat diwarnai keributan. Penyebabnya, antarkader partai berlambang beringin itu saling berebut makanan di sela-sela acara Munas mau dimulai.


Hal itu terjadi ketika para peserta Munas sedang fokus ke acara pembukaan di dalam gedung, Minggu (30/11) malam. Sementara kader lain di tempat hidangan makanan ricuh. Bahkan salah satu di antaranya sempat dikeroyok karena memicu keributan.

Kejadian itu berlangsung cepat. Mulanya terdengar pecahan piring dan gelas, disusul adu mulut hingga berujung pemukulan. Belum diketahui pasti apa sebenarnya pemicu keributan. Namun menurut sejumlah kader lain, korban pemukulan emosi ditegur kader lain karena mengambil makanan terlalu banyak.

Selain dihajar di lobi gedung, korban yang diketahui berasal dari Papua itu mendapat tindakan makin brutal saat dibawa ke luar gedung tempat Munas. Bahkan sisa darah masih berceceran di lantai. Untung ada polisi yang kemudian meredam situasi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya