Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Subsidi Cukup

SABTU, 01 NOVEMBER 2014 | 06:31 WIB | LAPORAN:

Pemerintah memberi jaminan kepada masyarakat terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun 2014.

"Kami meminta Pertamina untuk menyuplai BBM bersubsidi berapapun yang diminta. Pasokan yang dimiliki Pertamina pun dinilai sudah cukup hingga akhir tahun. Kalau pun nanti ada hitungan yang kurang, settlement-nya belakangan," beber Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di Jakarta, Jumat (31/10).

Dia mengakui bahwa saat ini realisasi konsumsi BBM bersubsidi sudah melebihi proyeksi normal. Dengan begitu, over kuota pada akhir tahun hampir bisa dipastikan terjadi meski beberapa upaya pengendalian tetap dilakukan.  


Namun demikian, Said meminta agar masyarakat tidak melakukan pemborongan BBM atau panic buying yang justru dapat memperburuk keadaan.
    
"Sikap kami adalah melakukan upaya pengendalian dan penambahan. Pengendalian dilakukan untuk meyakinkan distribusinya beres. Kalau penambahan dilakukan bahwa masyarakat tidak akan kekurangan. Jadi, tak perlu susah-susah mengantri untuk sekedar menambah beberapa liter saja," jelasnya.
   
Diperkirakan, over kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2014 mencapai 1,9 juta kiloliter. Di mana terdiri dari 1,1 juta kiloliter jenis solar dan 800 ribu kiloliter jenis premium. [why]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya