Berita

Mooryati Soedibyo/net

Bisnis

Mooryati Soedibyo Berbagi Kiat Hadapi ASEAN Community

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 13:26 WIB | LAPORAN:

Kesuksesan seseorang menjalankan usaha tergantung dari pola pikir yang diterapkan, karena pola pikirlah yang mempengaruhi perilaku dan motivasi seseorang. Banyak pelaku usaha yang sebetulnya memiliki ide yang brilian, namun sering kali mereka membatasi pemikiran dan kreativitasnya karena merasa sulit untuk diterapkan.

Demikian disampaikan pendiri PT Mustika Ratu Mooryati Soedibyo saat menjadi pembicara dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparat Pembinaan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah bertema “Pengembangan Entrepreneurship di Lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM” di Jakarta, Minggu (19/10).

Lebih lanjut dijelaskan Mooryati, para pelaku usaha dengan pemikiran yang dibatasi tersebut justru malah akan menutup kesempatannya untuk menjadi lebih unggul dan berkembang.


"Oleh karena itulah, seorang entrepreneur harus mengandalkan pikiran secara konstruktif, tetap yakin dengan diri sendiri dan jangan pernah berpikir mustahil untuk melakukan suatu inovasi. Sebab, sering kali kegagalan berasal dari ketakutan-ketakutan yang hanya ada dalam pikiran semata," ujar Mooryati

Menurut Mooryati, seorang entrepreneur yang sukses itu harus memiliki extraordinary entrepreneurial mindset atau pola pikir luar biasa yang membuatnya memiliki tekad kuat mengejar keunggulan dan menciptakan produk baru yang menjadi karakteristiknya serta membedakannya dari orang lain.

"Tentu saja ide dan pola pikir unggul tersebut akan muncul ketika seseorang benar-benar memiliki passion yang kuat untuk menjadi wirausaha, bukan sekadar ikut-ikutan tren atau fenomena yang sedang terjadi," tegas Mooryati.

Di tempat yang sama Deputi Menteri Koperasi & UKM Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Braman Setyo menyatakan harapannya dengan pemerintahan baru nanti rasio entrepreneurship bisa mencapai lebih dari dua persen di akhir 2014 ini. Karena itulah berbagai macam program sudah dilakukan Kemenkop antara lain memberdayakan UKM agar siap menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) tahun 2015 nanti.

"Mau tidak mau kita harus siap menghadapinya. Nah dengan Program Peningkatan Daya Saing para pelaku UKM inilah kita bisa menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN," kata Braman.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya