Berita

Bisnis

Harga Bensin di Berau Tembus Rp 15 Ribu Per Liter

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 09:55 WIB

Harga bensin di Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, kembali melambung tinggi. Tak tanggung-tanggung, per botol tembus hingga Rp 15 ribu. Hal ini terjadi sulitnya mencari pasokan bahan bakar minyak di wilayah pesisir selatan Berau itu.

"APMS tutup, jadi saya beli bensin eceran yang harganya Rp 15 ribu. Harga biasanya kan cuma Rp 10 ribu paling mahal," kata Ipul, warga Purnasari Jaya, kemarin.

Ia menduga tingginya harga bensin eceran itu akibat permainan oknum pengetap, yang memanfaatkan kelangkaan BBM di Talisayan.


"Kita juga tidak ada pilihan selain membeli meski harga bensinnya mahal. Mau ikut ngantre, APMS juga tidak selalu buka tiap hari," tuturnya.

Agus, warga lainnya, mengungkapkan hal senada. Menurutnya, harga bensin eceran di Talisayan kerap “dimainkan” oleh oknum pengetap saat terjadi kelangkaan.

"Biasanya yang sering jadi sasaran itu adalah mereka yang lagi kepepet cari bensin," ujarnya.

Di samping itu, menurut Agus, sulitnya mendapatkan bensin eceran karena adanya pembatasan pembelian di APMS. Dampak pembatasan BBM itu, banyak penjual eceran yang tak lagi berjualan. "Harus ditertibkan ini karena dampaknya sangat terasa di masyarakat," tuturnya seperti dikutip dari JPNN.

Padahal, beberapa waktu lalu, pemerintah setempat telah mengeluarkan peraturan bahwa harga eceran tertinggi bensin di Kampung Talisayan, Rp 10 ribu per botol.[wid] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya