Berita

unas:net

Dikti: Upaya UNAS Tingkatkan Mutu Akademik Tepat

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 02:34 WIB | LAPORAN:

Langkah Universitas Nasional (UNAS) untuk meningkatkan mutu lulusan, menciptakan lingkungan, dan kultur akademik yang kondusif didukung penuh oleh Direktur Jendral Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Ditjen Dikti) Prof. Djoko Santoso. Menurutnya, aturan dan norma-norma akademik harus ditegakkan. Jika ada yang melanggar hukum, maka harus diproses secara hukum.
 
"Memang kalau mengurus anak, kita harus tegas. Kalau tidak tegas, jadi nggak bener dan aturan itu harus ditegakkan betul. Yang dilakukan UNAS untuk menegakkan aturan dan norma-norma sudah benar, silahkan diteruskan. Kalau soal pelanggaran hukum, biarkan pihak kepolisian yang menangani," ungkap Djoko, dalam audiensi dengan UNAS di Kantor Direktorat Jendral Pendidkan Tinggi (Ditjen Dikti) sebagaimana keterangan tertulis yang diterima dari pihak UNAS (Sabtu, 18/10).

Pernyataan Djoko ini merupakan tanggapan atas tindakan UNAS membekukan UKM dan Senat dalam rangka memperbaiki pola pembinaan mahasiswa. UNAS sebagaimana disampaikan Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr. Illah Sailah akan melarang keanggoraan UKM seumur hidup dan menetapkan syarat khusus IPK minimal 3,00.
 

 
Dalam audiensi tersebut, hadir pula Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr. Illah Sailah. Dari UNAS hadir Rektor UNAS, Dr. (c) El Amry Bermawi Putera, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Iskandar Fitri dan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, SDM dan Keuangan, Dr. Eko Sugianto. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya