Berita

Jero Wacik/rmol

Hukum

Wamen Parekraf Bela Mati-matian Jero Wacik

RABU, 08 OKTOBER 2014 | 17:58 WIB | LAPORAN:

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf), Sapta Nirwandar pasang badan bela mantan Menteri ESDM, Jero Wacik yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Betapa tidak, sangkaan KPK terhadap Jero Wacik mengenai peningkatan Dana Operasional Menteri (DOM) dibantahnya. Menurutnya, peningkatan DOM di Kementerian Parekraf dan ESDM sesuai dengan aturan yang ada di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Sapta juga mengatakan bahwa Jero sama sekali tak pernah memerintahkan anak buahnya, Waryono Karno untuk meningkatkan DOM.


"Oh enggak. Enggak ada. Itu sesuai aturan," kata Sapta di Kantor KPK Jakarta, Rabu (8/10).

Sapta bilang, besaran DOM di Kementerian Parekraf standar. Kira-kira sebesar Rp 1,2 miliar. Dia kembali pasang badan untuk Jero Wacik saat ditanya soal intervensi. Kata Sapta, tak pernah ada intervensi dari Jero saat dia memimpin Kementerian Parekraf.

"Enggak ada. (Itu) sesuai dengan APBN dan aturan," tandasnya sembari ngeloyor masuk ke dalam mobil Honda CRV hitam B 2558 BD dan meninggalkan Gedung KPK.

KPK menetapkan Menteri ESDM Jero Wacik sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dengan pemerasan untuk peningkatan DOM di Kementerian ESDM. Jero dijerat pasal Pasal 12 huruf e atau Pasal 23 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 421 KUHP oleh KPK. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya