Berita

hidayat nur wahid

HNW Sosok Sederhana yang Kembali Jadi Pimpinan MPR

RABU, 08 OKTOBER 2014 | 06:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Politikus senior Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, kembali menjadi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Meski pada periode 2014-2019 ini dia menjadi wakil ketua, berbeda dengan perideo 2004-2009.

Dalam pemilihan tadi malam sampai dini hari tadi, Hidayat bergabung dalam paket B dengan komposisi, Ketua MPR dari PAN, Zulkifli Hasan; Wakil Ketua MPR dari Golkar, Mahyuddin; Wakil Ketua MPR dari Demokrat, EE Mangindaan; Wakil Ketua MPR dari PKS, Hidayat Nur Wahid; Wakil Ketua MPR dari DPD, Oesman Sapta Odang. Paket ini yang keluar sebagai pemenang.

Karena itu, bagi publik sosok Hidayat bukan orang baru.  Publik mengenal, Hidayat bukan hanya bersahaja, tapi alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dan doktor lulusan Universitas Islam Madinah, dikenal sangat gigih dalam memperjuangkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Sedikit kisah tentang Hidayat Nur Wahid, suami dari Kastian Indriati (almh) dan dr. Diana Abbas Thalib, serta ayah dari 6 putra-putri ini, adalah sebagai berikut.

Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 54 tahun lalu, M. Hidayat Nur Wahid memberikan warna tersendiri saat memimpin lembaga tinggi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) pada periode masa bakti tahun 2004 hingga 2009.

Kesederhaanan, kelugasan dan pergaulannya yang luas baik di dalam maupun di luar negeri telah membuat lembaga MPR tetap bergengsi meski tidak lagi menjadi lembaga tertinggi negara.

Hidayat Nur Wahid terpilih kembali menjadi anggota DPRRI periode 2009-2014. Setelah setengah periode Fraksi PKS dipimpin oleh Mustafa Kamal, Fraksi PKS kemudian dipimpin oleh Hidayat Nur Wahid.

Ia memimpin Fraksi PKS dalam memberikan argumentasi tentang masih banyaknya cara untuk menutup kekurangan anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tahun 2013 lalu, tanpa harus menaikkan harga.

Perjuangan Fraksi PKS memang kandas karena kalah suara. Namun rakyat mencatat Fraksi PKS telah dua kali menolak penghapusan subsidi yang berakibat pada kenaikan harga bahan pokok lainnya, dan ujung-ujungnya membuat rakyat makin sengsara.

Sementara Hidayat Nur Wahid bersama FPKS menilai, masih banyak sumberdaya kita yang tidak tergarap optimal, masih banyak lobang kebocoran keuangan negara atau korupsi dan tidak jelasnya road map konversi energi dengan energi terbarukan yang digagas pemerintah.

Melalui daerah pemilihan DKI Jakarta 2 (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar Negeri) Hidayat Nur Wahid terpilih kembali sebagai anggota DPR RI. Selanjutnya takdir menentukan bahwa Hidayat harus sekali lagi mengabdi sebagai pimpinan MPR setelah terpilih secara musyawarah lewat pemungutan suara untuk mencapai mufakat pada Rabu dinihari (8/10). [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya