Berita

Humor Politik

Prajurit Protes Komandan Latihan Pertempuran

MINGGU, 05 OKTOBER 2014 | 07:45 WIB | LAPORAN:

DALAM sebuah latihan pertempuran, seorang Komandan Latihan Pertempuran, Kapten Bengie mencoba mengetahui jalan pikiran salah satu prajurit dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan pertempuran kepada Kopral Poltak.

"Poltak, jika kamu tiba di sebuah kawasan padang rumput, tiba-tiba kamu menemui seorang musuh yang sedang membidik ke arah dirimu dan siap menembak, maka tindakan apa yang akan kamu lakukan?," tanya Kapten Bengie.

"Siap Komandan! Saya akan berusaha mendahului membidiknya, lalu dengan gencar menembaknya," ujar Kopral Poltak.


"Kamu tidak bisa berbuat begitu Poltak! Karena selongsong pelurumu kebetulan menyangkut dalam laras senapan," sergah Kapten Bengie.

"Kalau begitu, saya cepat-cepat melemparkan sebuah granat anti tank agar dia segera lenyap dari bumi ini," lantang Kopral Poltak.

"Tapi Kopral! Granat anti tank yang kamu lemparkan itu ternyata telah basah, bahkan asapnya mengepul pun tidak," seru Kapten Bengie.

"Kalau begitu, saya akan menyerbu dan bertarung dengan bayonet," tukas Kopral Poltak.

"Tapi bayonetmu telah patah terbentur sebuah batu karang, sedang musuh bergegas datang menuju ke arahmu dengan mengacungkan sebilah bayonet yang tajam," tekan Kapten Bengie.

"Kalau begitu saya segera berusaha memanjat pohon," jawab Kopral Poltak dengan sikap sempurna.

"Tetapi di padang rumput tidak ada sebatang pohon pun yang tumbuh," ucap Kapten Bengie tak mau kalah.

"Bapak Komandan yang mulia, saya sungguh-sungguh tidak mengerti, Bapak sebenarnya sedang berdiri di pihak siapa? Sedang berdiri di pihak saya atau sedang bediri di pihak musuh?" protes Kopral Poltak dengan tak sabar.[***]


*Dirgahayu TNI*

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya