Berita

Kemas Danial

Wawancara

WAWANCARA

Kemas Danial: Kami Berkontribusi Entaskan Satu Juta Pengangguran

KAMIS, 02 OKTOBER 2014 | 07:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) merupakan instansi kementerian yang menjadi ujung tombak pemberdayaan pelaku koperasi dan usaha kecil menengah.

Bagaimana gambaran peran LPDB dalam menggerakkan sektor koperasi dan UMKM? Be­rikut wawancara Rakyat Merdeka dengan Direktur Utama LPBD Kementerian Koperasi dan UMKM, Dr Kemas Danial.

 LPDB dibentuk untuk me­nu­runkan tingkat kemis­kin­an, me­nu­runkan angka pengang­guran, perkuatan modal kope­rasi dan UKM serta perkuatan ekonomi nasional. Langkah-langkah stra­tegis apa yang di­lakukan LPDB?
LPDB-KUMKM telah melak­sanakan banyak langkah strate­gis. Antara lain, perkuatan per­mo­dalan dana bergulir dari Peme­rintah, sehingga kami bisa me­nyalurkan sampai tahun 2014 ini sebesar Rp 4, 6 triliun. Selain itu, kami melakukan perkuatan in­fras­truktur dengan menambah jumlah pegawai, menambah divisi dan bagian di lingkungan LPDB-KUMKM.

LPDB-KUMKM telah melak­sanakan banyak langkah strate­gis. Antara lain, perkuatan per­mo­dalan dana bergulir dari Peme­rintah, sehingga kami bisa me­nyalurkan sampai tahun 2014 ini sebesar Rp 4, 6 triliun. Selain itu, kami melakukan perkuatan in­fras­truktur dengan menambah jumlah pegawai, menambah divisi dan bagian di lingkungan LPDB-KUMKM.

Kami juga telah menan­da­tangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Koperasi se­­luruh Indone­sia. Kami juga memperkuat sis­tem IT dan me­nerapkan ISO 9001:2002 dari Tuv Nord Jerman.

Selain itu, juga melakukan so­sialisasi  di daerah-daerah mau­pun di media massa baik lokal maupun nasional.

Apa indikator dan para­mater keberhasilan tersebut sejak 2006 hingga 2013/2014?
Keberhasilan dari Parameter tersebut adalahpenyaluran dana ber­gulir telah dilakukan di 34 pro­­vinsi seluruh Indonesia de­ngan angka Rp 4,6 triliun, sejak disalurkan pada tahun 2008 sampai saat ini. Nah, dana ber­gulir telah berkontribusi me­numbuhkan tenaga kerja sangat besar.

Dalam hal menurunkan ting­kat kemiskinan dan menu­runkan angka pengangguran, berapa persen angka penuru­nan dua hal tersebut yang dicapai LPDB? Seberapa besar peran LPDB secara nasional bersama pemerintah mewu­jud­kan penurunan persentase dua hal tersebut?
Di saat kita melihat data Ba­dan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah peng­angguran dari tahun ke tahun menurun, maka saya yakin bahwa kontribusi LPDB-KUMKM me­rupakan bagian dari keber­hasilan pemerintah.

Dari data kami terlihat bahwa dari Rp 4,6 juta terserap 1 tenaga kerja, se­hing­ga saat ini telah berkontribusi sekitar 1 juta tenaga kerja.

Terkait perkuatan modal koperasi dan ekonomi nasional, apa strategi LPDB menjadi leading sector pendukung koperasi dan UMKM? Serta  apa saja layanan yang dibe­rikan LPDB kepada koperasi dan UMKM?
LPDB-KUMKM saat ini telah memberikan kepada Koperasi dan UKM sebanyak 3.200 Kope­rasi/UKM.

Memang saat ini yang masih menjadi sektor utama ada­lah ada­lah Simpan pinjam. Tetapi kami juga telah berkon­tribusi ter­hadap pengem­bangan ke­pa­da Fran­chise, PKL, SPBU di daerah tertinggal, Per­kebunan, Pe­rta­nian, Perikanan dan lain-lain.

Seberapa besar tingkat ke­berhasilan LPDB dalam mem­berdayakan Koperasi-KUMKM dalam upaya mengu­rangi angka kemiskinan di Indonesia Timur?
LPDB-KUMKM telah berha­sil memberdayakan koperasi-kope­rasi di Indonesai Timur. Ini telah terbukti dimana ada Mitra kita di Dogayi Provinsi Papua.

Begitu juga di Sulawesi, NTT dan wila­yah Timur lain­nya. Kontri­busi kita cukup signi­fikan. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya