Berita

Hukum

Pengusaha Cahyadi Diduga Kuat Pengaruhi Saksi di Persidangan

SELASA, 30 SEPTEMBER 2014 | 18:21 WIB | LAPORAN:

RMOL. Tim dari KPK menjemput paksa Komisaris Utama PT Bukit Jonggol Asri, Kwee Cahyadi Kumala (KCK) dari Sebuah Resotaran Taman Budaya Sentul City, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/9).

Jurubicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, Cahyadi diduga mempengaruhi saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor terkait dugaan suap tukar menukar kawasan Hutan di Bogor.

"Informasi yang diperoleh penyidik bahwa (Cahyadi Kumala (CK) alias Swie Teng (ST) telah melakukan upaya untuk menghilangkan barang bukti kemudian berupaya mempengaruhi saksi di persidangan," kata Johan Budi di Kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (30/9).


Selain Cahyadi, lanjut Johan Budi, penyidik juga membawa lima orang lainnya. Mereka yakni, dua orang sopir, dua teman Cahyadi dan Anggota Biro Direksi PT Sentul City Tbk, Robin Zulkarnain.

Cahyadi berama teman-temannya diamankan sekitar pukul 11.00 WIB saat makan di Restoran Taman Budaya Sentul City, sementara dua sopir menunggu diluar.

Mereka tiba di KPK sekitar pukul 12:15 WIB bersama penyidik dan dikawal oleh Brimob bersenjata lengkap. Cahyadi sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka.Tapi, Johan belum bisa memastikan kapan Cahyadi ditahan.

"Kemungkinan penahanan tentu terbuka setelah nanti penyidik menyimpulkan KCK ini ‎perlu upaya penahanan," demikian eks wartawan investigasi salah satu harian nasional ini.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya