Berita

SAIFUL Haq bersama Rektor UMS BAMBANG Setiadji dan Pengusaha KAMAJAYA saat memaparkan hasil riset

Penyambung Relawan-Partai, Martin Manurung Pas Jadi Menpora

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2014 | 17:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Garda DPP Pemuda Nasdem, Martin Manurung, dinilai paling tepat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga mengalahkan Ketua GP Ansor yang juga politikus Golkar, Nusron Wahid; dan Ketua DPP Hanura Yuddi Chrisnandi versi Institute for Transformation Studies (Intrans).

Penilaian tersebut setelah Intrans menggelar riset untuk mencari siapa yang pas untuk masuk dalam kabinet mendatang, termasuk posisi Menpora. (Baca: Inilah Komposisi Kabinet Trisakti Jokowi-JK versi Intrans)

Riset dilakukan terhadap nama-nama yang muncul di media dan beragam polling. Setelah itu dilakukan pendalaman kriteria dan analisis figur melalui focus group discussion (FGD) yang dilakukan dengan para ahli.


Direktur Intrans, Saiful Haq, mengungkapkan, pihaknya merilis tiga nama tersebut sebagai calon Menpora. Namun, pihaknya merekomandasikan Martin Manurung, mengingat persoalan lain yang menanti Jokowi-JK adalah tarik menarik kekuatan antara parpol, kabinet dan relawan. Relawan merupakan salah satu unsur penentu kemenangan Jokowi pada Pilpres yang lalu. Makanya, Jokowi harus menjaga perimbangan komunikasi antara relawan yang non partai, dengan partai politik pendukungnya.

"Jokowi harus mencari sosok di kementerian yang mampu menjaga komunikasi tersebut,” jelas Saiful Haq, dalam acara peluncuran riset bertajuk "Menakar Kabinet Trisakti Jokowi-JK di TIM, Cikini, Jakarta, Rabu, (24/9).

Menurutnya, sosok yang tepat itu harus punya kapasitas berkomunikasi yang baik, ke partai politik, maupun ke kelompok relawan.

"Saya kira Martin Manurung adalah orang yang tepat menduduki posisi tersebut. Ketika masa kampanye (pilpres) Martin punya hubungan yang baik dengan relawan dan juga merupakan representasi Partai Nasdem yang punya peran penting memenangkan Jokowi,” ucap Saiful merujuk ke acara Halal Bi Halal relawan dengan Partai Nasdem beberapa waktu yang lalu. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya