Berita

nicolau lobato/net

Pahlawan Tak Dikenal No. 62 Itu adalah Nicolau Lobato?

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2014 | 12:24 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Publik negeri tetangga Timor Leste kini tengah ramai membicarakan makam pahlawan tak dikenal bernomor 62 di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Makam itu diduga kuat adalah makam Nicolau dos Reis Lobato yang diyakini gugur dalam pertempuran melawan pasukan TNI pada tanggal 31 Desember 1978.

Lobato mulai memimpin pergerakan perlawanan rakyat Timor Leste sebagai presiden pada 7 Desember 1975, menggantikan Fransisco Xavier do Amaral.

Upaya menemukan makam Lobato merupakan salah satu agenda pemerintah dan rakyat Timor Leste.


Wakil Perdana Menteri Timor Leste, Fernando Lasama de Araujo, kepada media beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ia memiliki informasi akurat dan dapat dipercaya mengenai lokasi makam Lobato.

Setelah tewas dalam pertempuran, jenazah Lobato dibawa ke Jakarta dan dimakamkan di Jakarta.

Penjelasan Araujo ini dikuatkan Sekretaris Negara Urusan Veteran Timor Leste, Juli Sarmento Meta Mali. Menurutnya, Lobato dimakamkan di TMP Kalibata, pada makam bernomor 62.

Pemerintah Timor Leste pun telah mengirimkan utusan khusus untuk melihat langsung makam tersebut.

Informasi lain yang diperoleh mengatakan, dalam kunjungan ke Timor Leste bersama 91 purnawirawan TNI pertengahan September lalu, Jenderal (purn) Agum Gumelar berjanji akan membentuk tim khusus untuk mendapatkan makam Lobato, serta menyerahkan tulang belulangnya ke Timor Leste.

Pihak Timor Leste berencana menguburkan Lobato di TMP Falintil Metinaro. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya