Berita

Maudy Ayunda

Blitz

Maudy Ayunda, Kuliah Di Inggris Sering Digombali Bule

JUMAT, 19 SEPTEMBER 2014 | 08:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Maudy Ayunda menjalani pen­didikan di Oxford University, Ing­gris. Meski menjadi prima­dona karena dinilai memiliki pa­ras eksotik oleh sebagian cowok-cowok di sana, Maudy tak kepin­cut gombalannya.

“Yang tadi aku bilang dia bi­lang aku eksotik. Banyak yang bilang suka Bali, dari situ masuk ngajak ngobrolnya. Sayangnya aku memang nggak suka cowok-cowok bule,” kata Maudy.

Baginya, cowok Indonesia lebih juara. Pasalnya, ikatan kebu­da­yaan yang sama akan dapat mudah di­pahami. Banyak pria bule yang kini mendekat, masih dianggap olehnya sebagai teman dekat.


“Lebih prefer cowok Indonesia karena mungkin lebih nyambung saja secara culture dan keluarga. Tetapi nggak apa-apa, teman-te­man bule sekarang sebagai teman saja,” tandas bin­tang film Perahu Kertas, Refrain dan 2014 ini.

Maudy memang sosok artis yang sangat mementingkan dunia pendidikan. Namun, ia juga tak mau meninggalkan karier yang telah menjadi hobinya.

Beruntung, Maudy tak pernah berada pada titik yang harus me­milih salah satunya. Hingga saat ini, ia pun bisa membagi waktu an­tara pendidikan dan karier.

“Emang dari dulu suka se­ko­lah, suka baca buku. Jadi, basic-nya begitu. Bukan terlalu me­men­tingkan, tapi passion-nya beda. Tetapi aku juga senang de­ng­an dunia ini (dunia hi­buran),” kata dara 19 tahun ini.

Maudy yakin dengan sekolah tinggi dirinya bisa mempunyai wawasan yang luas.

“Sekolah aku benar-benar buat ngasih makan mental aku juga. Menurut aku, sekolah dan baca buku melatih otak serta membuka wa­wasan. Banyak nambah nilai-nilai lain, bukan hanya untuk ker­ja. Jadi nggak akan mubazir ju­ga,” jelas Maudy.

Makanya, meski tengah me­nge­nyam pendidikan di negeri Ratu Elizabeth itu, Maudy ber­harap pria tidak minder untuk men­dekatinya. “Nggak yang gi­mana-gimana juga, jadi nggak usah minder juga buat cowok-cowok,” kata Maudy. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya