Berita

Cut Tary

Blitz

Cut Tary, Move On Dari Richard Kevin

SENIN, 15 SEPTEMBER 2014 | 08:58 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anak belum tahu Tary dan Jusuf sudah bercerai. Itu sebabnya Tary belum mau mencari lelaki baru lagi.

Pasca bercerai dari Johannes Yusuf Subrata, Cut Tary mulai jarang wara-wiri di layar kaca. Ia sengaja membatasi aktivitas kerja dan lebih banyak berada di rumah. Ini dia lakukan tak lain demi putri tercintanya, Sidney Azkassyah Yusuf.

Sebagai single parent, eks teman intim Ariel ini ingin memberikan perhatian penuh pada sang buah hati.


“Sebenarnya sampai sekarang sibuk urus anak, karena adaptasi sama keadaan sekarang (pasca cerai). Buat saya, anak lebih penting,” ungkapnya.

Tari memutuskan untuk merawat sendiri Sidney. Mandiri tanpa bantuan orang lain misalnya baby sitter. Meski repot, ia mengaku sangat menikmati.

“Antar sekolah, milih sekolah, nemenin bikin PR, nidurin, kalau saya mau pergi dia lagi jam les,” ceritanya.

Tary membutuhkan waktu adaptasi untuk bisa menjalankan perannya sekarang. “Tiga hari pertama telat melulu, sekarang jam 5 pagi bangun, jam 6 berangkat,” tutur wanita 36 tahun ini.

Meski kerepotan, Tary yang masih kuat sensualitasnya ini sangat menikmati perannya sebagai ibu. 

“Saya nggak bisa ungkapkan bagaimana nikmatnya. Dulu saya sibuk dengan pekerjaan. Sekarang saya sibuk untuk urus anak saya. Saya sangat senang,” ujar Tary.

“Saya dulu nggak pernah masuk dapur, dan sekarang masuk dapur,” sambung eks presenter gosip ini.

Diakui Tary, pada awalnya ia sama sekali tidak mengerti apa yang mesti dilakukannya di dapur. Belakangan, lewat panduan yang ada dari internet, ia pun mulai belajar membuat menu makanan. Misalnya dessert atau jus.

“Ada saja yang saya buat, awalnya sih saya nggak mengerti.”

Sekarang, anaknya yang berusia jalan tujuh tahun itu sedang banyak maunya. Otomatis ia harus belajar memasak banyak menu supaya bisa menuruti keinginan anaknya itu.  â€Ya, walau telat, saya mulai lagi,” urainya lagi.

Sibuk dengan anak, kapan mencari pendamping hidup lagi? Tary cuma geleng-geleng kepala. Ia pun bungkam ditanya soal Richard Kevin, pria yang santer disebut kekasihnya.

“Nanya itu melulu ya, nggak berkembang ya pertanyaannya. Harus move on dong,” jawabnya seraya tertawa.

Tary menegaskan belum berhubungan dengan pria mana pun sejak menyandang status janda kembang. “Belum. Kan saya juga harus jaga perasaan anak saya,” ujarnya.

Lantaran sudah berniat serius menjadi single parent, Tary tak mau terpuruk dengan perceraiannya. “Sidney belum tahu kita divorce. Sidney nggak tonton berita itu,” ungkapnya.

Tary memang sengaja memperketat tontonan anak di televisi. Menurutnya, hal itu lebih baik selagi dirinya kompak dengan Jusuf dalam mengasuh anak. “Nggak bolehin, kalau pegang gadget itu akan dijagain,” aku Tary.

Tapi bukan berarti pesinetron Aku Bukan Anak Haram ini akan terus menyembunyikan statusnya dari sang buah hati. Ia merasa anaknya lebih baik tahu soal orangtuanya bukan dari tayangan televisi.

“Nanti dipikirin sama papanya biar dia ngerti sendiri. Saya sama papanya yang penting nggak pernah berantem dan saling benci. Biasanya gitu, bete-betean kan. Jadi anak yang kena dampak,” tandasnya.

Sekarang, Sidney sudah memperlihatkan bakat dan minat untuk berekpresi di dunia seni. “Dia suka nulis, gambar dan nyanyi,” kata Tary.

Potensi sang buah hati untuk bisa mengikuti jejak Tary di dunia seni pun terbuka lebar. Namun sayang, ia dan mantan suami tak menginginkan Sydney menjadi artis.

“Saya sama Yusuf sepakat, kalau bisa ya dia nggak di entertainnment,” cetusnya.

Akan tetapi, sebagai orangtua, Tari dan Jusuf tetap mengarahkan sang putri untuk berekspresi dengan baik.

“Dikembangkan bakatnya nggak apa-apa, kalau dia suka nyanyi ya nyanyi, dia suka gymnastic juga sih. Sampai sekarang kalau dia nanya ‘Mama tuh artis ya?’ saya bilang bukan, supaya menjaga dia nggak di entertainment,” tutup Tari. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya