Berita

Marshanda dan Ben Kasyafani

Blitz

Chacha Pergoki Email Ben Ke Wanita “MS”

RABU, 10 SEPTEMBER 2014 | 09:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Chacha memergoki Ben dan MS sayang-sayangan di Gmail. Ada kata-kata “I Love You” dan “Ke Bali Yuk...”.

Marshanda (Chacha) tidak terima dituduh berselingkuh dan memiliki riwayat penyakit kejiwaan oleh Ben Kasyafani. Seperti hendak menantang, Chacha pun akhirnya hadir di sidang lanjutan perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, kemarin. Didampingi para penjaga dan pengacara, OC Kaligis, Chacha berusaha tegar. Kesan santai juga diperlihatkan dengan rambut ombre diikat serta memakai baju berwarna peach.

“Kemarin-kemarin saya nggak datang memang nggak ada kewajiban, karena bisa diwakilkan kuasa hukum,” kata Chacha sebelum masuk ruang sidang.


Dalam sidang yang beragendakan pembuktian, pesinetron Bidadari ini sengaja datang untuk menyangkal semua tuduhan yang dilontarkan pihak Ben kepada Majelis Hakim.

“Iya dan saya memberikan bukti-bukti yang selama ini belum pernah diberikan dalam pengadilan dan ke teman-teman media juga, kita tunggu nanti ya,” tuturnya.

Untuk membuktikan mampu merawat Sienna Ameera Kasyafani, Chacha membawa lima dokter dari RSPAD.

Usai sidang, Chacha langsung melontarkan “peluru” baru untuk menyerang balik Ben. Ia balik menuduh Ben juga telah berselingkuh. 

“Ada bukti dia kemungkinan selingkuh dengan perempuan lain,” ucap Chacha.

Ia menengarai karena melihat komunikasi antara Ben dengan seorang perempuan melalui surat elektronik. “Yang aku liat sih begitu dari email-nya. Itu jelas dan valid.”

“Kebetulan Gmail dan log in-nya ke dia tiba-tiba ketemu email-email-an dengan cewek itu sekitar tanggal 20 Mei. Ya dari cewek ke Ben email-nya ada dari Ben ke ceweknya email-nya pun juga ada inisialnya MS. Pokoknya email-nya Ben itu kan ke-save di laptop aku,” terang Chacha.

Siapa MS? Disebut bukan artis, Chacha mengaku sudah kenal. Juga mengungkapkan kalau MS sudah menikah dan masih berstatus sebagai istri orang.

Chacha kemudian menunjukkan bukti perselingkuhan Ben dan MS yang ia temukan di email Ben.

“Ini ada satu bukti dari emailnya mereka (Ben dan MS) tertulis seperti ini, ‘kenapa gwe jadi gini ya. maybe i’m in love‘,” katanya lagi. “Terus ada lagi tulisan‘‘bali yuk, kalau nunggu gwe abis lahiran kelamaan ya. love you Ben‘. Itu ending-nya.”

Chacha juga sangat yakin kalau Ben benar-benar menjalin hubungan spesial dengan MS. Pasalnya dalam email yang ditemukannya, ada banyak kata cinta yang diutarakan suaminya tersebut terhadap wanita berinisial MS itu.

“Ini ada bukti salah satu email dari Ben untuk si cewek MS ini. Disini pertama dia bilang ‘gw sayang sama loe, boleh gw bilang i’m falling in love with you dalam arti mungkin lebih besar dari sekedar memiliki loe atau apalah itu‘. Padahal saat itu Ben masih terikat pernikahan.”

Selain perselingkuhan, Chacha juga mengklaim telah mengalami KDRT saat coba mengambil Sienna dari tangan Ben.

“Kejadiannya ya itu Ben lagi gendong Sienna lagi kita lagi mempermasalahkan sesuatu karena Ben emosi dan aku bilang kalau istilahnya mau membicarakan ini bawa keluar dulu Sienna kasih ke suster. Dan sudah gitu pas aku mau menggendong Sienna, Sienna itu terus-terus minta gendong sama aku ‘ibu-ibu’ gitu. Terus pas aku mau ambil Sienna, Ben dorong aku dan dorongnya bukan sekadar dorong doang aku cewek dia cowok yang badannya jauh lebih gede dari aku sampai aku terhempas jatuh ke tempat tidur, itu di depan Sienna. Dan Sienna nangis-nangis histeris,” beber Chacha.

Semula, Chacha mengaku ingin menyimpannya sendiri. Namun, itu urung dilakukan sejak difitnah dengan berbagai isu oleh orang yang masih berstatus suaminya.

Pihak Ben santai saja menanggapi pengakuan Chacha.

“Kapan (KDRT dan selingkuh)? Sudah divisum belum? Coba tanya sama dia,” bilang Yanti Nurdin, pengacara Ben. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya