Berita

net

Hukum

Ahok Minta Sengketa Tiket Koridor IV dan VI Segera Tuntas

JUMAT, 05 SEPTEMBER 2014 | 22:14 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berharap perkara hukum antara Bank DKI dengan pihak swasta dalam sengketa pengadaan tiket elektronik Busway Koridor IV dan VI segera berakhir.
Dengan demikian, pemprov melalui PT Transportasi Jakarta dapat mengambil alih pengadaan tiket. Pasalnya, selama ini dua koridor tersebut masih melakukan penjualan tiket secara manual.

"Iya, segera harus diselesaikan. Kita segera ambil alih melalui PT Transportasi Jakarta," ujar Basuki di Gedung Balai Kota, Jumat (5/9).

Basuki mengaku enggan ikut serta dalam persoalan hukum antara Bank DKI dengan pihak ketiga dalam penyelesaian penjualan tiket. Ia justru membiarkan dua pihak tersebut saling menuntut ke pengadilan agar diketahui siapa yang salah dan benar.

Basuki mengaku enggan ikut serta dalam persoalan hukum antara Bank DKI dengan pihak ketiga dalam penyelesaian penjualan tiket. Ia justru membiarkan dua pihak tersebut saling menuntut ke pengadilan agar diketahui siapa yang salah dan benar.

"Biarin mereka tuntut menuntut saja. Itu urusan mereka," tegas pria yang akrab disapa Ahok itu.

Secara terpisah, Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono mengaku pihaknya tidak bersalah dalam perkara tersebut. Ia justru yakin akan memenangkan sengketa pengadaan tiket di Koridor IV dan VI.

"Kita yakin berada di pihak yang benar," ujar Eko.

Sayangnya, Eko enggan mengatakan kapan pengadilan akan memutuskan persoalan tersebut. Ia juga enggan menanggapi sampai kapan penjualan tiket di koridor itu menggunakan tiket kertas.

"Kami tidak bisa pastikan. Kita lihat saja nanti," katanya.

Diketahui, program utama pembayaran TransJakarta menggunakan sistem e-ticketing yang digagas Gubernur Joko Widodo terkendala sengketa hukum antara Bank DKI dan pihak ketiga.

Pasalnya, sesuai arahan gubernur  terhitung 11 Agustus 2014 seluruh koridor Busway harus menggunakan sistem e-ticketing. Di mana para penumpang diwajibkan untuk membeli tiket menggunakan pre-paid atau kartu elektronik. Sayangnya, hingga hari ini, Koridor IV dan VI justru luput dari program ini. [why]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya