Berita

ilustrasi/net

Hukum

Polri Tunggu Pemeriksaan AKBP Idha untuk Bongkar Sindikat Narkoba Indonesia

SELASA, 02 SEPTEMBER 2014 | 17:40 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri terus berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) untuk mengetahui jaringan narkoba yang diduga melibatkan dua anggota Polri yang tertangkap di Malaysia.

Polri berharap dapat menyelidiki lebih lanjut jaringan narkoba yang berkembang di Indonesia.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie, menyatakan, pihaknya belum bisa memastikan tujuan narkoba yang ditemukan sebelumnya oleh kepolisian Malaysia.


Seorang perempuan ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur karena membawa 3,1 kilogram sabu. Tak hanya itu, ia mengaku akan membawa narkoba itu ke kepada dua anggota Polri AKBP Idha Endri Prastiono (eks Kepala Subdirektorat Narkoba Polda Kalimantan Barat) dan Bripka MP Harahap (anggota Polsek Entikong, Kalimantan Barat) di Khucing, Malaysia.

Ujungnya, polisi anti narkotika Malaysia menangkap dua anggota Polda Kalimantan Barat itu di sebuah hotel di Khucing.

"Kemungkinan akan dikirim ke Kuching. Lalu, apakah dari Kuching akan dikirim ke Pontianak juga, itu yang perlu dikoordinasikan untuk mengungkap jaringan yang ada di Indonesia," jelas Ronny, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (2/9).

Ronny menerangkan bahwa dua anggota Polri yang ditangkap kepolisian Malaysia tidak sedang membawa narkoba jenis sabu.

"Ketika ditangkap tidak sedang membawa barang bukti narkoba," ujarnya.

Meskipun begitu, Polri menghargai penyelidikan kepolisian Malaysia. Penyidik dari PDRM mengakui sudah mempunyai bukti permulaan yang cukup untuk bisa melakukan penangkapan sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku di Malaysia. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya