Berita

Marshanda

Blitz

Chacha Ke Dokter Kandungan, Ben No Comment

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014 | 08:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Marshanda (Chacha) diketahui pergi bareng pria misterius ke dokter spesialis Obstetrics and Gynaecology (terkait kandung dan reproduksi) di Rumah Sakit Kemang Medical Care, Senin lalu. Kuasa hukumnya, Aldina Warganda, menilai itu hak pribadi Chacha untuk memeriksakan kesehatannya.

“Itu kegiatan pribadi dia, soal kesehatan dia itu di area dia. Privacy dia,” ungkap Aldila, kemarin.

Ia juga membantah kliennya saat itu memeriksa kandungan. Apalagi, soal kedatangan Chacha bersama dengan pria misterius sangat jauh dari kebenaran.
“Seram banget kalau hamil, nggak lah,” imbuhnya.

“Seram banget kalau hamil, nggak lah,” imbuhnya.

“Masalah isu yang berkembang Chacha ke dokter kandungan, jangan dibesar-besarkan. Kita juga nggak ngomong di sini. Rekam medis itu hak pasien, sifatnya tuh pribadi,” tandasnya.

Bagaimana reaksi Ben mendengar pemberitaan tersebut?

“Itu cuma berita-berita saja lah,” ucap Denny Kailimang, kuasa hukumnya.

Ben sendiri lebih banyak diam saat diberondong pertanyaan itu. Tak ada satu kata yang keluar dari mantan VJ MTV itu.

Kemarin, memang digelar sidang lanjutan perceraian Chacha dan Ben di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Selain bukti tertulis seperti akta, dan buku pernikahan, pihak Chacha juga membawa satu orang saksi yang mengetahui betul duduk perkara rumah tangga Ben dan Marshanda.

Adapun Ben mengaku masih berkomunikasi dengan Chacha. Meski begitu, apa yang mereka perbincangkan adalah untuk keluarga.

“Sekarang ada komunikasi, tapi itu porsi keluarga yang tak perlu diketahui banyak orang,” ungkap Ben.

Dirinya selalu siap hadir ke persidangan demi anaknya. Chacha pun diminta untuk tidak khawatir keadaan sang anak.

“Dia sehat, berada di tempat yang nyaman. Semua yang kita tempuh semua ini untuk kebutuhan anak, kalau kebutuhan aku itu nomor dua,” ujarnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya