Berita

Song Hye Gyo

Blitz

Song Hye Gyo, Jelaskan Kasus Pajak Menunduk Minta Maaf

SENIN, 25 AGUSTUS 2014 | 09:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Song Hye Gyo membuat heboh pemberitaan di Korea karena terlibat skandal pajak. Bintang serial Full House ini diketahui tidak membayar pajak selama tiga tahun dan tidak melaporkan penghasilannya sejak 2009.

Berdasarkan audit yang dilakukan Departemen Pajak Korea, Song Hye Gyo memiliki total kekayaan sebesar 5.953 miliar won atau Rp 68 miliar dari 2009 hingga 2011. Namun sekitar 92,3 persen dari jumlah tersebut tidak disertai dokumen resmi.

Departemen Pajak Korea juga menuntut dua akuntan yang mengurus pajak Song Hye Gyo, karena melakukan tindakan indisipliner dengan membiarkan sang artis melanggar pajak.


Saat menghadiri jumpa pers film terbarunya, My Palpitating Live, Hye Gyo meminta diberi kesempatan untuk menunduk. Ia merasa harus melakukan permintaan maaf secara langsung meski sebelumnya telah meminta maaf lewat agensinya.

“Aku meminta maaf karena melakukan hal yang kurang menyenangkan ini di mana seharusnya membahas filmku. Namun, aku memutuskan untuk mengungkapkannya sesegera mungkin dan aku meminta pengertian dari tim produksi sebelum melakukan permintaan maaf ini,” ujar sang artis.

Mantan kekasih Hyun Bin ini meminta maaf karena keteledorannya tak mengecek akuntan yang disewa. Ia juga berharap agar para fans masih bisa mempercayainya.

“Aku sekali lagi meminta maaf atas kesalahanku. Selama ini kunci kebahagiaanku adalah tidak tamak, tidak melukai orang lain dan berusaha hidup untuk melakukan kebaikan. Tak ada alasan untuk melepaskan kebahagiaanku hanya demi menghindari pembayaran pajak. Kuharap kalian bisa mempercayaiku, setidaknya kali ini. Sekali lagi aku minta maaf telah membuat kalian khawatir,” tutupnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya