Berita

James Foley (berbaju orange) dan penjagal yang diduga warga Inggris/net

Dunia

Inggris Hampir Temukan Sosok Di Balik Penjagal Foley

SENIN, 25 AGUSTUS 2014 | 10:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Upaya Inggris untuk mengidentifikasi sosok di balik militan ISIS penjagal jurnalis Amerika Serikat James Foley yang muncul dalam tayangan video ancaman pekan lalu nampaknya semakin menemukan titik terang.

Sosok penjagal yang dalam video terlihat menutupi seluruh bagian tubuh kecuali mata dan telapak tangan itu diduga merupakan warga negara Inggris karena fasih berbicara dengan aksen British.

Menindaklanjuti dugaan itu, dikabarkan Reuters (Minggu, 24/8), pihak keamanan Inggris segera melakukan upaya percobaan untuk mencari tahu siapa sosok dibalik penjagal Foley tersebut. Inggris sendiri mencatat ada setidaknya 500 warga negaranya yang pergi ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan kelompok ekstrimis.


Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat Peter Westmacott menyebut bahwa Inggris menempatkan banyak sumber daya demi mengidentifikasi tersangka, termasuk penggunakan teknologi pengenalan suara.

"Saya mengetahui dari rekan-rekan saya di Inggris bahwa kita sudah dekat,"sebutnya tanpa menjelaskan lebih lanjut soal sejauh mana identifikasi telah berhasil dilakukan.

Sebelumnya seseorang yang pernah menjadi sandera ISIS menyebut bahwa pria dalam video itu adalah salah satu dari kelompok Inggris yang ditugaskan untuk menjaga para tahanan asing. Kelompok itu disebut "The Beatles" karena memiliki aksen British. Sejumlah anggota kelompok itu sendiri dipanggil dengan sebutan John, Paul, dan Ringo. Sedangkan penjagal Foley dalam video itu sendiri diduga adalah orang yang biasa dipanggil "John" dalam kelompok itu. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya