Berita

net

Dunia

PBB Angkat Suara soal Pemenggalan Jurnalis AS

SABTU, 23 AGUSTUS 2014 | 09:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

PBB mengutuk aksi pemenggalan jurnalis Amerika Serikat James Foley yang dilakukan oleh seorang militan kelompok ISIS dalam tayangan video yang dirilis pekan ini.

"Insiden ini adalah peringatan tragedis soal meningkatnya bahaya yang dihadapi oleh jurnalis setiap harinya di Suriah. Ini juga sekali lagi menunjukkan kebrutalan (ISIS), yang bertanggungjawab atas ratusan kekerasan terhadap masyarakat Suriah dan Irak," kata Dewan Keamanan PBB dalam sabuah pernyataan yang dirilis Jumat (22/8).

Dalam pernyataan yang sama, PBB juga menunjukkan simpati serta belasungkawa yang mendalam bagi keluarga Foley dan korban lainnya.


"ISIS harus dikalahkan dan intolerasni, kekerasan, serta kebencian harus dimusnahkan," sambung pernyataan itu dikutip CNN.

Dalam video eksekusi itu yang diposting di YouTube pada Selasa lalu, nampak juga seorang jurnalis Amerika Serikat lainnya yang teridentifikasi sebagai Steven Sotloff. Militan ISIS dalam video itu memperingatkan bahwa Sotloff akan bernasib sama dengan Foley bila Amerika Serikat tidak mengakhiri operasi militernya di Irak. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya