Berita

Yoo Byung-eun/net

Dunia

Polisi Gagal Temukan Penyebab Kematian Miliarder Pemilik Kapal Sewol

SELASA, 19 AGUSTUS 2014 | 15:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepolisian Korea Selatan mengaku gagal menemukan penyebab pasti bagaimana pemilik kapal feri Sewol, Yoo Byung-eun bisa tewas.

"Tidak ada bukti yang ditemukan untuk menentukan apakah kematian Yoo Byung-eun disebabkan oleh kejahatan," kata seorang polisi senior yang terlibat dalam penyelidikan kasus tersebut, Baek Seung-ho (Selasa, 19/8).

Perlu dikabarkan kembali, Yoo yang merupakan seorang miliarder pemilik Operator Sewol Chonghaejin Marine Co, ditemukan dalam keadaan tewas di sebuah bukit terpencil di kota Suncheon pada 12 Juni lalu.


Yoo menjadi orang yang paling diburu oleh Korea Selatan pasca tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol pada 16 April lalu yang menewaskan lebih dari 300 penumpangnya. Ia diduga melakukan korupsi dan kelalaian perawatan kapal yang memicu terjadinya kecelakaan tersebut.

Polisi investigasi Korea Selatan masih belum dapat menemukan penyebab mengapa Yoo tewas. Pasalnya, laboratorium forensik menyebut bahwa jasad Yoo sudah rusak dan membusuk.

Namun dalam otopsi kedua yang dilakukan, Yonhap mengabarkan bahwa ditemukan bahwa Yoo tewas sebelum tanggal 2 Juni. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya