. Kemerdekaan yang diperoleh Indonesia 69 tahun lalu bukan merupakan pemberian penjajah, tetapi hasil perjuangan bangsa Indonesia. Oleh karenanya, seluruh masyarakat Indonesia perlu berperan aktif mengisi dan menjaganya.
Demikian disampaikan Dubes LBBP RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Djauhari Oratmangun, dalam amanatnya saat menjadi Inspektur dan Komandan Upacara Bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-69, di lapangan upacara KBRI Moskow (Minggu, 17/8). Dubes Djauhari menekankan warga Indonesia yang berada di luar negeri tetap mengisi kemerdekaan secara aktif.
"Masyarakat Indonesia sebagai duta bangsa di luar negeri kiranya dapat berperan dalam mengisi kemerdekaan secara aktif serta untuk dapat mengharumkan nama bangsa di luar negeri dalam berbagai sektor sesuai tugas masing-masing," ujar
Selain itu, Dubes Djauhari juga menyampaikan bahwa selama beberapa tahun terakhir Indonesia juga telah melaksanakan transformasi demokrasi yang berlangsung dengan cukup baik. Antara lain terlihat dari lancar dan amannya prosesnya pemilihan umum di Indonesia baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden. Pemilihan berlangsung aman dan damai dengan partisipasi aktif WNI, baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam bidang ekonomi menurut Dubes Djauhari Oratmangun, Indonesia mengalami perkembangan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia saat ini menempati posisi yang cukup disegani dalam tataran ekonomi global. Setelah penaikan bendera, upacara juga diisi dengan Aubade sejumlah lagu perjuangan nasional Indonesia, antara lain, Hari Merdeka, Garuda Pancasila, Rayuan Pulau Kelapa, yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.
Upacara bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-69 di Rusia dilangsungkan di lapangan upacara KBRI Moskow dan diikuti sekitar 250 warga Indonesia.Upacara berlangsung khidmat dan lancar.
Upacara Bendera dipimpin oleh Dubes Djauhari Oratmangun, yang bertindak selaku Inspektur Upacara dan bertindak sebagai Komandan Upacara, Kol Laut (P) Akmal (Atase Laut KBRI Moskow). Dalam upacara tersebut, sembilan pelajar Sekolah Indonesia Moskow (SIM) bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka).
Sejumlah WNI, masyarakat Indonesia non-WNI dan tamu asing turut hadir dalam pelaksanaan upacara antara lain terdiri dari para pejabat/staf KBRI Moskow, Konsul Kehormatan RI di Saint Petersburg, guru-guru, para pekerja Indonesia di Rusia, mahasiswa/i Indonesia, dan diaspora Indonesia di Rusia.
Selain upacara bendera, peringatan HUT RI ke-69 juga diisi dengan sosialisasi kekonsuleran yang diikuti oleh seluruh pekerja Indonesia di Rusia yang, antara lain, terdiri dari spa therapist dan para pekerja terampil di bidang permesinan yang bekerja di sebuah country house (lapangan golf) di Moskow.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan acara puncak, yaitu, Pesta Budaya dan Kreasi Rakyat Indonesia, yang dilaksanakan di KBRI Moskow dan diikuti masyarakat Indonesia dan tamu-tamu undangan asing. Seluruh rangkaian acara ditutup pada sore hari dan dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera, bertempat di lapangan upacara KBRI Moskow.
[dem]