Berita

lokasi jatuhnya Cessna 560XL/bbc

Dunia

Kotak Hitam Pesawat Capres tak Rekam Perjalanan Saat Kecelakaan

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 12:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kotak hitam dari reruntuhan pesawat naas yang membawa calon presiden Brasil, Eduardo Campos ternyata tidak merekam penerbangan pada saat kecelakaan terjadi.

Menurut investigasi yang dilakukan para pakar dari Brazilian Air Force (FAB), kotak hitam dari pesawat Cessna 560XL yang jatuh Rabu lalu (13/8) tidak merekam catatan perjalanan itu. Seluruh rekaman audio dari kotak hitam yang dianalisa bukan berasal dari penerbangan yang dilakukan ketika pesawat jatuh.

"Audio sepanjang dua jam, yang merupakan kapastias rekaman maksimal dari perangkat, yang kita terima dan dibavliadi oleh teknisi bersertifikat, bukanlah penerbangan pada 13 Agustus lalu," kata juru bicara FAB, Pedro Luis Farcic dikutip BBC (Sabtu, 16/8).


"Belum bisa menentukan tanggal dari rekaman audio CVR (Cockpit Voice Recorder) itu," sambungnya.

Selain FAB, para pakar dari Pusat Investigasi dan Pencegahan Kecelakaan Udara Brasil juga terlibat dalam investigasi. Mereka mencoba merekonstruksi file audio dari kotak hitam untuk menemukan petunjuk lebih soal apa yang sebenarnya dialami pesawat sebelum akhirnya jatuh menghantam tanah dan menyebabkan Campos dan enam orang lainnya di dalam pesawat itu tewas seketika.

Dugaan sementara, pesawat itu jatuh karena cuaca buruk. Namun investgasi mendalam masih terus dilakukan untuk menemukan penyebab pasti.

Campos yang merupakan mantan Gubernur Pernambuco diketahui mengalami kecelakaan pesawat di wilayah pemukiman warga di Santos dalam perjalannya menuju kota Guaruja Rio de Janeiro. Ia merupakan salah satu capres yang akan bertarung dalam pemilu Brasil Oktober mendatang.

Partai pengusung Campos, Brazilian Socialist Party (PSB) sendiri belum menentukan pengganti Campos. Dalam konstitusi Brasil, partai memiliki waktu 10 hari untuk menentukan pengganti capres. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya