Berita

tony abbott/net

Dunia

Senada dengan AS dan China, Australia Tolak Kemerdekaan Skotlandia

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 12:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Australia Tony Abbott ikut angkat bicara soal rencana kemerdekaan Skotlandia dari Britania Raya. Ia menyatakan sikap untuk menentang rencana Skotlandia itu.

"Sulit melihat bagaimana dunia akan terbantu dengan kemerdekaan Skotlandia," kata Abbott ketika bertandang ke London.

Abbott menyebut bahwa orang-orang yang senang dengan kemerdekaan Skotlandia bukanlah rekan dari keadilan dan kebebasan.


Kedatangan Abbott ke Inggris adalah untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Philip Hammond terkait krisis Ukraina dan jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17.

BBC mengabarkan, Skotlandia akan menggelar pemungutan suara terkait referendum pada 18 September mendatang. Dalam pemungutan suara itu, masyarakat Skotlandia dapat memilih "yes" atau "no" atas pertanyaan mengenai "Haruskah Skotlandia menjadi negara yang merdeka?"

Langkah tersebut ditempuh karena pemerintah Skotlandia meyakini persatuan dengan Inggris yang telah terjalin sejak 300 tahun lalu itu tidak lagi cocok saat ini.

Pemerintah Inggris sendiri menetang rencana itu dan menyebut bahwa Inggris merupakan persatuan yang paling berhasil di dunia.

Abbott bukan pemimpin negara pertama yang menyuarakan penentangan atas rencana Skotlandia, sebelumnya Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Perdana Menteri China,  Li Keqiang. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya