Berita

paus fransiskus/net

Dunia

Paus Kunjungi Korsel, Umat Katolik China Ikut Senang

JUMAT, 15 AGUSTUS 2014 | 15:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Umat Katolik China ikut menyambut kunjungan Paus Fransiskus ke Korea Selatan (Jumat, 15/8). Mereka berharap, kedatangan Paus dapat membantu mengakhiri kerenggangan hubungan Beijing dan Vatikan.

Sejumlah umat Katolik asal negeri tirai bambu yang mengikuti misa di sebuah gereja tertua di Beijing menyebut, mereka merasa lebih dekat dengan Paus yang saat ini juga memimpin misa di negara Korea Selatan.

"Saya percaya ini adalah langkah maju dalam memajukan komunikasi," kata sekretaris jenderal Keuskupan Beijing, Pastor Mathew Zhen Xuebin dikutip Associated Press.


"Kami memiliki harapan bahwa suatu hari kedua negara, China dan Vatikan akan membentuk hubungan diplomatik dan Paus akan dapat mengunjungi China," sambungnya.

Diketahui China memutus hubungan diplomatik dengan Vatikan sejak tahun 1951 setelah Partai komunis mengambil alih kekuasaan. Sejak saat itu hubungan China dan Vatikan cenderung kurang baik. Hal itu ditunjukkan salah satunya oleh sikap Beijing yang melarang Paus terbang di atas wilayah udara China pada tahun 1989. Namun pada kunjungan Paus Fransiskus kali ini, Beijing kemarin (Kamis, 14/8) mengijinkan pesawat yang membawanya terbang di atas wilayah udara China.

Ketika tengah melintas di atas wilayah udara China, Paus bahkan mengirimkan telegram yang berisi pesan damai kepada presiden China. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya