Berita

Jamal Rifi/net

Dunia

Diteror, Pemimpin Muslim Australia Tak Tinggal Diam

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 17:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pemimpin muslim terkemuka Australia, Jamal Rifi beserta keluarganya terpaksa menempuh langkah-langkah keamanan tambahan sebagai respon atas ancaman yang diterimanya dari seorang militan yang berbasis di Sydney melalui postingan di twitter.

Dikutip CNN (Kamis, 14/8), militan yang diyakini bernama Mohamed Elomar memposting tweet yang menawarkan hadiah bagi orang yang bisa memberikan informasi soal keberadaan Rifi dan lima anaknya.

"Siapapun di Sydney yang dapat memberikan rincian anjing Habashi Dr Jamal Rifi, apa pun, detail rumah, saya bersedia membayar $1.000," katanya dalam tweet yang saat ini telah dihapus.


Rifi merupakan seorang dokter umum dan tokoh masyarakat yang vokal menyuarakan kecaman atas aksi radikalisme mengatasnamakan Islam. Baru-baru ini, ia lantang menyarakan kecaman atas sebuah foto yang diposting di sosial media. Dalam foto tersebut, seorang teroris yang dihukum, Khaled Sharrouf yang terlihat memegang dua kepala manusia yang dipenggal. Foto itu diperkirakan diambil di Suriah.

Sharrouf sendiri telah mendekam di dalam penjara karena perannya dalam serangan teror terecana di Australia pada tahun 2009 lalu bersama dengan pamannya, Mohamed Ali Elomar.

Mengetahui ancaman itu, Rifi mengaku terkejut. Kendati meningkatkan pengamanan, namun ia mengaku tidak akan bersembunyi.

"Saya tidak akan bersembunyi. Saya tahu bahwa saya cukup beruntung hidup di negara di mana hukum ditegakkan dan orang tidak bisa mengambil masalahnya sendiri dan memberikan saya kebebasan untuk berbicara," kata Rifi dalam akun twitternya. [mel]

Populer

UPDATE

Selengkapnya