Berita

Kenneth Roth/net

Dunia

HRW: Revolusi Mesir Tahun Lalu Bisa Masuk Kejahatan Kemanusiaan

SELASA, 12 AGUSTUS 2014 | 16:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tewasnya ribuan orang oleh pasukan pemerintah Mesir dalam gejolak politik yang terjadi tahun lalu bisa dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Begitu kata kelompok pemerhati Hak Asasi Manusia, Human Rights Watch (HRW) dalam laporan terbarunya.

Di laporan itu, HRW menyebut, ada setidaknya 1.000 orang yang kemungkinan tewas selama satu hari di sekitar masjid Rabaa al-Adawiya menyusul demonstrasi yang pecah di Mesir antara pasukan pemerintah dan pengunjuk rasa.


"Itu merupakan satu dari pembunuhan terbesar di dunia dalam satu hari," kata eksekutif direktur HRW, Kenneth Roth.

Fakta itu ditemukan berdasarkan investigasi yang dilakukan HRW dalam enam unjuk rasa terbesar yang terjadi di Mesir dalam kurun waktu Juli hingga Agustus 2013.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa pasukan polisi dna militer Mesir secara metodologi melemparkan tembakan dengan amunisi di tengah kerumunan demonstran yang menentang pelengseran Mohammed Morsi dari kursi presiden.

Protes yang terjadi di sekitar masjid Rabaa al-Adawiya itu sendiri terjadi pada tanggal 14 Agustus 2013. Laporan awal menyebut ada sekitar 817 orang yang tewas. Namun HRW meyakini bahwa pada saat itu ada lebih dari 1.000 orang yang tewas.

Roth dan timnya sendiri, dikabarkan BBC sempat dilarang untuk masuk ke Mesir pada Senin (11/8) karena ia hendak menyampaikan laporannya itu dalam sebuah konferensi pers di Kairo.

Namun akhirnya ia terpaksa dideportasi setelah debelumnya ditahan di bandara Internasional Kairo selama 12 jam. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya