Berita

net

Nusantara

Jembatan Comal Ambruk Tanggung Jawab Kementerian PU

KAMIS, 24 JULI 2014 | 12:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ambruknya jembatan Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menimbulkan kekacauan pengaturan lalu lintas arus mudik dan kerugian ekonomi akibat kemacetan.

Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, menilai kerusakan jembatan Comal dapat dideteksi sejak dini bila Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan pemeriksaan secara rutin.

"Seharusnya dilakukan evaluasi secara menyeluruh untuk mengetahui apakah Kementerian PU (pekerjaan umum) bekerja dan melaksanakan prosedur dengan baik. Kerusakan biasanya diawali dengan adanya tanda-tanda perubahan di sekitar jembatan, seperti penurunan tanah, sehingga bisa di deteksi sejak dini. Kementerian PU harus bertanggungjawab," kata ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan, Kamis (24/7).


Menurutnya, penyebab amblasnya jembatan Comal kemungkinan akibat drainase yang tidak baik, sehingga air mengikis pangkal tiang penyanggah jembatan. Jadi rubuhnya jembatan Comal bukan bencana yang datang secara tiba-tiba, tetapi sudah melalui proses pembiaran yang cukup lama.  

"Jika terbukti ada pembiaran, maka harus diproses secara hukum," tegas Edison. [ald]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya